Oleh Rihad pada hari Kamis, 10 Sep 2020 - 09:51:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Ulurkan Tanganmu, Ribuan Siswa Membutuhkan Smartphone untuk Belajar

tscom_news_photo_1599706885.jpeg
Ilustrasi siswa belajar di masa pandemi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Adanya pandemi Covid-19, memaksa proses pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh. Hal ini terjadi karena para siswa tidak bisa berkumpul dan bertatap muka dengan guru di kelas. Namun dalam pelaksanaannya, pembelajaran jarak jauh tidak mudah dilaksanakan. Faktanya ribuan siswa yang berasal dari ekonomi lemah tidak memiliki smartphone untuk belajar secara online.

Selain itu, sebanyak 67 persen guru tidak mampu mengoperasikan gawai, apalagi siswa ataupun bahkan orang tua siswa. "Belum lagi orang tua siswa yang harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan jaringan yang stabil," kata Faqih Syafaruddin, GM Remo Dompet Dhuafa,

Sarana internet juga tidak merata di seluruh wilayah Indonesia. Di sebuah wilayah di Sembalun, Lombok, Nusa Tenggara Barat, seorang guru harus naik ke atas bukit supaya bisa mendapatkan sinyal demi mengakses informasi. “Itu perjuangannya luar biasa. Ketika informasi itu didapat atau ada hal atau ilmu baru, anak-anak pun sangat senang," cerita Chiki Fawzi, salah seorang volunteer Dompet Dhuafa.

Untuk mengatasi masalah tersebut Teropongsenayan.com terpanggil untuk bekerjasama dengan Dompet Dhuafa menyelenggarakan kerjasama untuk menghimpun donasi demi membantu ribuan siswa yang yang berasal dari keluarga kurang mampu, marginal dan terpencil, guru dan pendamping siswa yang membutuhkan sarana pembelajaran di masa pandemi.

Dompet Dhuafa bersama teropongsenayan.com memiliki ikhtiar bekerja sama untuk mendukung adik-adik dalam pembelajaran secara daring. Disebabkan keterbatasan masyarakat yang sangat membutuhkan alat-alat penunjang dalam proses pembelajaran daring, Dompet Dhuafa berinisiasi membuat banyak program, berupa pemberian gawai sesuai yang dibutuhkan oleh peserta didik, khususnya anak anak SD dan SMP.

Pemberian bantuan perangkat dan sarana pembelajaran dari dilakukan di beberapa tempat taman baca, komunitas, lembaga swadaya masyarakat dan jaringan masjid Dompet Dhuafa.

"Kami sangat mengharap keterlibatan publik untuk support program ini. Supaya anak-anak tetap mendapatkan haknya menyerap ilmu dari guru-gurunya,” ujar Faqih.

Bagi para pembaca teropongsenayan.com yang akan memberi donasinya, silakan klik di:

https://donasi.dompetdhuafa.org/pedulipendidikanxteropongsenayan/



tag: #perppu-covid-19  #belajar-daring  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Berita

MK Jamin Tak Ada Deadlock saat Pengambilan Keputusan Sengketa Pilpres

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 18 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mahkamah Konstitusi (MK) menjamin tidak akan ada deadlock dalam pengambilan putusan sengketa Pilpres 2024. Saat ini, Hakim Konstitusi masih melaksanakan rapat ...
Berita

Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI Penyumbang Dividen Terbesar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pemprov DKI Jakarta melalui Kepala Badan BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank DKI sebagai Badan Usaha Milik ...