Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 05 Okt 2020 - 11:37:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Suhardi Duka: RUU Omnibus Law Tak Melindungi Pangan Nasional

tscom_news_photo_1601872660.jpg
Buruh tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota DPR Fraksi Demokrat Suhardi Duka menolak disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. Ia menilai RUU yang mendapat tentangan dari para buruh ini tak melindungi pangan nasional.

"Petani Indonesia masih mendapat subsidi pupuk akibat masih miskin untuk itu dalam menuju ketahan pangan maka produk-produk pangan dan hortikultura perlu mendapat perlindungan dari gempuran impor yang semakin besar, Omnibus Law tidak memberikan perlindungan terhadap pangan Indonesia untuk itu sangat mendasar untuk ditolak," kata ia.

Anggota Komisi IV DPR ini menilai wajar jika adanya penolakan dari petani terhadap Omnibus Law wajar demi untuk melindungi nasib petani di Indonesia. Pasalnya, impor bahan pangan dari China dan Thailand semakin besar dan menghantam produk pangan dan horti petani dalam negeri.

"Bila negara tidak lagi memberi perlindungan pada rakyatnya maka nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar dan ideologi negara semakin ditinggalkan," kata ia.

"UU ini memang dapat dikatan dibuat untuk melindungi pengusaha dan konglomerasi jauh dari perlindungan rakyat baik petani, buruh dan sumber daya alam," tambahnya.

Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja tinggal selangkah lagi untuk menjadi UU.

Pemerintah bersama DPR telah menyetujui RUU tersebut untuk dibawa ke Rapat Paripurna pada 8 Oktober 2020 mendatang.

tag: #suhardi-duka  #fraksi-demokrat  #ruu-ciptaker  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Berita

Produksi Minyak Nasional Terus Turun, Komisi VII DPR Minta Evaluasi menyeluruh SKK Migas

Oleh Fath
pada hari Sabtu, 20 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin menilai kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto kinerjanya tidak ...
Berita

Ini Alasan Pembubaran PT NDK Menutup Kepentingan Pihak Lain

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Nusantara Dua Kawan atau yang disingkat NDK resmi bubar. Pembubaran perusahaan ini sebelumnya sempat ramai di demo oleh sekelompok orang dengan tuduhan dugaan NDK ...