Oleh Aswan pada hari Kamis, 19 Agu 2021 - 11:34:32 WIB
Bagikan Berita ini :

Siapapun Pemerintahnya, Aleg Ini Minta Pemerintah Tetap Lanjutkan Hubungan Diplomatik Dengan Afghanistan

tscom_news_photo_1629347672.jpeg
Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-Legislator Golkar Bobby Rizaldi menilai pemerintah Indonesia harus tetap melanjutkan hubungan diplomatik dengan Afghanistan pasca perpindahan kekuasaan ke tangan Taliban.

Bobby pun menjelaskan alasannya.

"Karena hubungan bilateral ini antarnegara, terlepas siapapun administrasi pemerintahnya," kata Bobby saat dihubungi, Kamis (19/8/2021).

Bahkan lebih dari itu, Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan Indonesia juga harus mendukung upaya perdamaian di Afghanistan, khususnya dalam proses transisi ini.

Namun, dia tetap meminta agar pemerintah Indonesia waspada soal adanya kemungkinan eks Foreign Terorrist Fighters (FTF).

"Sebesar dukungan Indonesia ke Afghanistan, juga tetap harus waspada kiranya ada kepulangan ex-FTF dari sana, atau sebaliknya," pungkasnya.

Diketahui, sebelum sampai Kabul, Taliban telah merebut sejumlah kota strategis di Afghanistan.

Kota-kota tersebut di antaranya Herat, Kandahar, Jalalabad, Mizar-i-Shafr dan lainnya. Beberapa di antaranya direngkuh tanpa perlawanan.

Kelompok Taliban yang sudah menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul dan menduduki Istana Kepresidenan mulai bicara soal susunan pemerintahan baru.

Sebelumnya, intelijen Amerika Serikat (AS) memprediksi bahwa pemerintahan Afghanistan bisa runtuh sekitar enam bulan setelah penarikan pasukan AS.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (16/8/2021), serangan militan ini muncul dengan dilatarbelakangi penarikan pasukan AS dan NATO dari Afghanistan.

Ini seiring dengan kesepakatan damai yang tercapai antara pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump dan Taliban pada awal 2020.

Menariknya, sebagian besar media barat bereaksi sangat kritis terhadap peristiwa yang terjadi pada hari Minggu kemarin.

Mereka menerbitkan artikel yang menampilkan berita utama dengan judul yang berfokus pada runtuhnya pemerintah Afghanistan, pengunduran diri Presiden Ashraf Ghani, dan pemberontak yang ternyata dapat memasuki kediamannya.

Pada hari Minggu kemarin, Taliban telah berhasil menguasai Kabul, hal ini yang akhirnya membuat Presiden Ashraf Ghani mengumumkan pengunduran dirinya dan meninggalkan negara itu.

Ia mengatakan keputusannya tersebut didasarkan pada keinginannya untuk mencegah kekerasan terjadi, karena Taliban diduga siap melakukan serangan di ibu kota.

tag: #dpr  #afghanistan  #taliban  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Berita

MK Jamin Tak Ada Deadlock saat Pengambilan Keputusan Sengketa Pilpres

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 18 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mahkamah Konstitusi (MK) menjamin tidak akan ada deadlock dalam pengambilan putusan sengketa Pilpres 2024. Saat ini, Hakim Konstitusi masih melaksanakan rapat ...
Berita

Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI Penyumbang Dividen Terbesar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pemprov DKI Jakarta melalui Kepala Badan BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank DKI sebagai Badan Usaha Milik ...