Bisnis
Oleh Rihad pada hari Jumat, 03 Sep 2021 - 21:24:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Pertamina Turunkan Emisi 2,4 Juta Ekuivalen Karbon Dioksida

tscom_news_photo_1630679051.jpeg
Mahakam Training Center ( (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengklaim mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 2,4 juta ekuivalen karbon dioksida melalui pengelolaan operasi minyak dan gas bumi ramah lingkungan sepanjang 2020.

Manager HSSE Regional Kalimantan Benyamin Argubie mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengurangi dampak lingkungan akibat pembuangan emisi gas rumah kaca dari kegiatan operasi perusahaan.

"Kami tidak hanya berusaha mengurangi dampak lingkungan di wilayah Kalimantan saja, tetapi juga turut andil dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030 melalui penggunaan energi baru dan terbarukan," kata Benyamin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/9).

Sepanjang paruh pertama tahun ini, PHI telah mencatat penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 13 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Benyamin menjelaskan berbagai inisiatif yang dilakukan perusahaan sejalan dengan beberapa kegiatan yang diusung oleh Menteri ESDM untuk penurunan emisi gas rumah kaca.

Pertama, perusahaan melakukan penghematan penggunaan bahan bakar avtur untuk kegiatan transportasi melalui optimasi penerbangan helikopter.

Kedua, perusahaan telah memperoleh sertifikat bangunan hijau untuk gedung Mahakam Training Centre (MTC) melalui berbagai penggunaan teknologi ramah lingkungan di dalam gedung yang mampu menurunkan beban emisi 7,45x10-8 ton karbon dioksida.

Ketiga, perusahaan mampu melakukan substitusi sumber energi bahan bakar solar di fasilitas pembangkit tenaga listrik. Selain itu, perusahaan juga melakukan efisiensi fasilitas solar power plant menggunakan natural gas flow.

"Seluruh inisiatif dan inovasi program yang sudah dijalankan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen kami untuk terus menjalankan kegiatan operasi migas yang selamat dan ramah lingkungan, serta menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Indonesia," kata Benyamin.

tag: #pt-pertamina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...