Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 12 Nov 2025 - 11:13:11 WIB
Bagikan Berita ini :

TB Hasanuddin: Hubungan Pusat dan Daerah Harus Berlandaskan Keadilan dan Pemerataan

tscom_news_photo_1762920791.jpg
Anggota Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Mayjen TNI (Purn.) TB Hasanuddinsaat kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat bertema “Hubungan Pusat dan Daerah dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia” di Dusun Paseh, Desa Paseh Kaler, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/11/2025). (Sumber foto : Istimewa)

SUMEDANG (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Mayjen TNI (Purn.) TB Hasanuddin, menegaskan pentingnya membangun hubungan antara pemerintah pusat dan daerah yang berlandaskan pada keadilan, pemerataan, serta pengakuan terhadap keunikan setiap daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan TB Hasanuddin saat kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat bertema “Hubungan Pusat dan Daerah dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia” di Dusun Paseh, Desa Paseh Kaler, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/11/2025).

Menurutnya, hubungan pusat dan daerah tidak boleh sekadar dimaknai sebagai pembagian kewenangan administratif, melainkan harus menjadi mekanisme sinergis dalam membangun bangsa secara menyeluruh.

“Hubungan pusat dan daerah harus memastikan pemerataan pembangunan dan keadilan kebijakan agar seluruh rakyat Indonesia merasakan manfaat dari keputusan nasional,” ujar TB Hasanuddin.

Dalam dialog yang dihadiri para tokoh masyarakat dan perangkat desa tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi, antara lain perlunya pemerataan distribusi anggaran, peningkatan kapasitas pemerintahan desa, serta dukungan bagi pengembangan potensi lokal seperti pariwisata dan ekonomi desa.

TB Hasanuddin menegaskan, seluruh masukan masyarakat akan dibawa ke forum resmi Badan Pengkajian MPR RI sebagai bahan kajian dalam pembaruan arah pembangunan nasional dan evaluasi pelaksanaan otonomi daerah.

Ia menambahkan, kegiatan serap aspirasi ini merupakan wujud nyata fungsi representatif MPR RI dalam menjembatani suara rakyat dengan proses pembentukan kebijakan ketatanegaraan.

“Kami ingin memastikan kebijakan nasional benar-benar berpijak pada kebutuhan daerah, bukan hanya berasal dari pusat,” tegasnya.

Kegiatan ini sekaligus menandai komitmen MPR RI untuk memperkuat dialog kebangsaan antara lembaga negara dan masyarakat, serta memperkokoh sistem ketatanegaraan yang lebih responsif terhadap dinamika di tingkat lokal.

tag: #tb-hasanuddin  #mpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Analis Apresiasi Menteri Imipas Tegas Berantas Narkotika di Lapas, Selaras Asta Cita Prabowo

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 11 Apr 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dukungan terhadap langkah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Jenderal Pol. (Purn) Pol. Drs. Agus Andrianto, SH., M.H., dalam memberantas peredaran ...
Berita

Sosialisasikan UU Lalu Lintas, Squad Nusantara Kab Tangerang Gandeng Polresta Tangerang

KABUPATEN TANGERANG (TEROPONGSENAYAN) --Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Squad Nusantara Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan Polres ...