Oleh Aswan pada hari Selasa, 17 Agu 2021 - 15:27:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Akal Cerdik Taliban Kuasai Afghanistan Menurut JK

tscom_news_photo_1629188969.jpeg
Mantan Wapres Jusuf Kalla Saat di Afghanistan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), mengaku terkejut Taliban dapat menguasai Afghanistan dengan cepat.Ia pun membeberkan strategi Taliban dapat merebut kekuasaan.Strategi Taliban ini ia ketahui karena dirinya kerap mendorong perdamaian antara pemerintah Afghanistan dengan Taliban.

Jusuf Kalla pun pernah diundang untuk bertemu pemerintah Aghanistan dan Taliban.Pada Desember 2020, ia bertemu Presiden Ashraf Ghani bersama jajaran menterinya.

“Presiden Ashraf Gani mengundang saya untuk bertemu mereka dan semua pejabatnya, untuk meminta pandangan dan nasihat saya, solusi apa yang bisa dicapai untuk mencapai perdamaian,” tutur JK, Senin (16/8/2021).

Lalu, pada Januari 2021, ia bertemu perwakilan Taliban di Doha, Qatar.Saat itu, ia mendorong Taliban untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan pemerintah Afghanistan.

“Taliban menolak gencatan senjata. Katanya, ‘Tunggu realisasi pulangnya Amerika’,” ungkap JK.

Menurut JK, penolakan itu justru menunjukkan Taliban cerdik.Mereka sudah memiliki strategi menguasai Afghanistan saat itu.

“Jadi, itu strategi yang menguntungkan Taliban. Mereka pintar, negosiasi dulu Amerika. Amerika pulang, baru mereka merebut seluruh Afghanistan,” beber JK.

Sebelum perebutan kekuasaan itu, Jusuf Kalla sempat menghubungi Presiden Ashraf Ghani menanyakan kabar Afghanistan.

Presiden Ghani, kata JK, mengklaim pemerintah Afghanistan siap melawan Taliban dengan 40 ribu tentara yang telah dilatih Amerika dan persediaan senjata canggih.

“Ternyata, latihan itu dan persediaan persenjataan yang hebat tidak bisa, kalau tidak ada semangat,” kata JK.

Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah Afghanistan begitu bergantung pada Amerika. Sementara, tentara Afghanistan tidak mau melawan saudara senegara.Selain itu, ada pemahaman bahwa Taliban sebenarnya hanya memusuhi Amerika Serikat, bukan pemerintah Afghanistan.

Menurut JK, masyarakat Afghanistan pun sebagian besar mendukung Taliban.

Dukungan itu karena rakyat melihat pemerintah Afghanistan bergantung pada Amerika.

“Tentu kalau tidak ada dukungan dari masyarakat, Taliban tidak bisa merebut Afghanistan begitu cepat. Rakyat juga tahu mereka tergantung pada Amerika,” ucap JK. Maka, Taliban dapat merebut sejumlah kota di Afghanistan tanpa perlawanan dari tentara pemerintah.

“Begitu Taliban masuk, pemerintah Afghanistan di kota-kota lain di Jalalabad, di Kandahar itu langsung pulang. Begitu juga di Kabul. Mereka masuk sampai Istana tidak ada perlawanan karena mereka tidak mau terjadi pertempuran antara mereka,” kata JK.

Di sisi lain, ada analisis berbeda datang dari pakar politik Asia Selatan, Michael Kugelman. Menurut Kugelman, kecerdikan Taliban dipermudah oleh korupsi di dalam pemerintah Afghanistan.

Selama bertahun-tahun, pasukan Taliban telah mengontrol beberapa distrik di seluruh Afghanistan.Mereka juga memiliki persediaan senjata yang direbut dari tentara Afghanistan.

“Mereka memperkaya sumber keuangan di luar perdagangan narkoba membuat kelompok bersenjata itu semakin kaya,” tulis Kugelman, dilansir dari Aljazeera.

Sementara, korupsi merajalela di dalam pemerintahan dan tentara Afghanistan.

Sejak 2014, tentara Afghanistan tak mampu melawan Taliban di garis depan.

Hanya pasukan elite Afghanistan yang mampu berperang di garis depan. Sementara, pasukan lainnya kekurangan peralatan dan sering tidak diberi gaji.

“Korupsi berkembang dan mental pasukan anjlok. Pasukan Afghanistan menerima sedikit dukungan dari pemerintah, yang berjuang untuk mengembangkan strategi kontra-pemberontakan Taliban,” jelas Kugelman.

Lebih jauh, keberadaan Amerika di Afghanistan tak akan mampu berbuat banyak.Bahkan, Taliban dapat melancarkan perang terbuka, bila Amerika tetap bertahan di Afghanistan.

“Bahkan dengan Amerika di sana beberapa tahun belakangan, Afghanistan menderita banyak korban dengan rekor angka kematian dan serangkaian pembunuhan yang sengaja menyasar warga sipil,” kata Kugelman.

tag: #afghanistan  #taliban  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Berita

Produksi Minyak Nasional Terus Turun, Komisi VII DPR Minta Evaluasi menyeluruh SKK Migas

Oleh Fath
pada hari Sabtu, 20 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin menilai kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto kinerjanya tidak ...
Berita

Ini Alasan Pembubaran PT NDK Menutup Kepentingan Pihak Lain

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Nusantara Dua Kawan atau yang disingkat NDK resmi bubar. Pembubaran perusahaan ini sebelumnya sempat ramai di demo oleh sekelompok orang dengan tuduhan dugaan NDK ...