Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 15 Mei 2015 - 15:40:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Pertamax Gagal Naik, Pemerintahan Jokowi Amatir?

89Fahri.jpg
Jokowi (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Koordinasi Presiden Joko Widodo dengan para kabinetnya dinilai buruk. Ini menyusul gagalnya pemerintah menaikkan harga Pertamax.

Bahkan urungnya penaikan harga Pertamax yang sudah siap diumumkan tersebut dianggap hanya pencitraan saja. Kegagalan ini akan mendatang tuduhan bahwa Pemerintahan Jokowi amatir.

"Kalau secara umum sinyal bahwa pemerintahan itu koordinasinya jelek itu nampak. Dan itu menjatuhkan wibawa manajemen pasar secara umum. Jadi orang akan menuduh pemerintah itu amatir," kata Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Untuk itu, Politisi PKS ini mengharapkan Jokowi segera melakukan evaluasi dan mencari tahu penyebab utama tidak jadi naiknya harga BBM non-subsidi jenis Pertamax.

"Presiden Jokowi harus evaluasi sebab-sebab dari ketidakpastian ini. Terutama di sektor migas, karena kita enggak bisa pencitraan terus," tukasnya. (iy)

tag: #jokowi  #pertamax  #bbm naik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...