Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Jumat, 22 Mei 2015 - 11:27:59 WIB
Bagikan Berita ini :

KMP Belum Menilai Pemerintahan Jokowi Yang Baru 6 Bulan

89Edhie Prabowo.jpg
Edhy Prabowo (Sumber foto : Eko Hilman)
Teropong Juga:


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Partai Gerindra tidak ingin menilai kinerja pemerintahan dengan jangka waktu enam bulan pertama. Jangka waktu itu terlalu cepat untuk menyimpulkan kualitas kerja pemerintahan.

"Bagi saya enam bulan itu khan belum cukup waktu menilai layak atau tidak layak orang bekerja, cuma arahnya mau kemana?," ujar Wakik Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo di Gedung DPRRI, Jakarta, Jumat (22/05/2015).

Edhy menyatakan pihaknya memiliki kualifikasi sendiri dalam menilai produktifitas pemerintah. Karena itu, pihaknya tidak ingin mengikuti tren yang mengukur kinerja pemerintah dengan masa kerja 6 bulan pertama.

Tidak hanya partainya, sambung Edhy, sejumlah partai lain yang tergabung di Koalisi Merah Putih (KMP) juga telah sepakat tidak menjadikan jangka waktu enam bulan berjalannya pemerintahan sebagai ukuran menilai kinerja kabinet. KMP akan lebih fokus merespon isu-isu politik kekinian.

‎"Kita setiap minggu ada pertemuan dan bulanan. Yang kita bicarakan umum seperti menghadapi situasi-situasi terkini ," ungkapnya.(ss)

tag: #menilai pemerintah jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...