Berita
Oleh Givary Apriman pada hari Tuesday, 21 Apr 2020 - 23:15:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Usai Belva Mundur, Pengamat Desak Andi Taufan Juga Harus Mundur

tscom_news_photo_1587481227.JPG
Ujang Komarudin (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Belva Devara memutuskan untuk mengundurkan diri dari Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi.

Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan langkah Belva seharusnya diikuti pula oleh Andi Taufan Garuda Putra untuk mundur dari Staf Khusus Milenial Presiden.

"Dan langkah mundurnya Belva harusnya diikuti juga oleh Andi Taufan," kata Ujang melalui pesan singkatnya, Selasa (21/04/2020).

Ujang menilai Andi Taufan juga telah melakukan blunder besar dengan mengirim surat ke para camat dengan disisipi perusahannya.

"Karena Andi Taufan juga kesalahannya fatal dan tidak bisa ditolerir. Andi Taufan juga harus gentlemen seperti Belva," imbuhnya.

Dosen Universitas Al Azhar itu menuturkan dengan mundurnya Belva Devara dan bila Andi Taufan ikut untuk mundur dari stafsus bisa menjadi langkah terbaik untuk menimalisir kegaduhan.

Menurutnya, hal tersebut juga bisa menjadi langkah yang baik dikemudian hari dan menghindari terjadinya konflik kepentingan.

"Mundur adalah langkah terbaik bagi keduanya. Agar tak ada konflik kepentingan dan agar tak kebablasan dikemudian hari," pungkasnya. (Allan)

tag: #stafsus-presiden  #stafsus-milenial  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...