Berita
Oleh Alfin Pulungan pada hari Wednesday, 27 Mei 2020 - 11:10:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahfud MD ke KSAL dan KSAU baru: Jaga Kedaulatan NKRI

tscom_news_photo_1590550823.jpg
Mahfud MD (kiri) bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono (kanan) (Sumber foto : Dok. Humas Kemenkopolhukam)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, meminta Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo, sebagai dua pejabat Institusi TNI yang baru untuk membuat terobosan dalam upaya menjaga kedaulatan NKRI.

Hal itu disampaikan Mahfud ketika menyambut kedatangan dua petinggi TNI tersebut di kantor Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta Pusat, kemarin (26/5).

Kepada Yudo, Mahfud agar Natuna menjadi perhatian khusus oleh TNI AL seraya terus meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut, khususnya oleh Pangkogabwilhan 1. Wilayah Natuna merupakan basis kelautan militer yang kerap mendapat tantangan dari militer negara lain.

“Saya berpesan agar TNI AL memperhatikan keamanan aktivitas nelayan-nelayan kita di Natuna, dan agar KSAL baru terus mencari terobosan dan kreativitas dalam upaya mempertahankan kedaulatan di laut,” kata Mahfud.

Dalam kesempatan itu Mahfud juga berpesan kepada Marsekal Fadjar untuk lebih memperkuat pengamanan wilayah udara di perbatasan. Seperti diketahui, hingga kini Indonesia masih memiliki masalah dslam Flight Information Region (FIR) di wilayah Barat Indonesia.

Sejak tahun 1946, sebagian FIR wilayah Barat Indonesia berada di bawah pengelolaan FIR Singapura sekitar 100 nautical miles (1.825 kilometer) wilayah udara Indonesia yang melingkupi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, dan Natuna. Kondisi ini membuat pesawat Indonesia harus melapor ke otoritas Singapura jika ingin melewati wilayah tersebut. Padahal, secara geografis, lintasan udara itu masuk dalam kawasan Indonesia.

“Di tengah keterbatasan sumber daya yang tidak ideal, sungguh butuh pengabdian tinggi untuk dapat menjaga kedaulatan di udara. Harapan saya TNI AU tetap menjaga daya juang,” jelas Mahfud.

Mahfud mengapresiasi juga bahwa kedua KSAL dan KSAU ini adalah orang yang tepat karena telah berpengalaman dalam menjaga wilayah. Yudo Margono sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I. Adapun Fadjar Prasetyo sebelumnya menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II.

tag: #tni  #kemenkopolhukam  #mahfud-md  #tni-al  #tni-au  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...