Berita
Oleh untung ss pada hari Sabtu, 13 Jun 2015 - 08:09:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Dana Aspirasi Bisa Jadi Penjara Sekaligus Kuburan Politisi Senayan

44henry yosodiningrat.jpg
Henry Yosodiningrat (Sumber foto : Eko Hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Dana aspirasi yang sekarang sedang diolah DPR sebesar Rp20 miliar per anggota, kihawatirkan bisa menjadi penjara sekaligus kuburan massal bagi politisi di Senayan.

"Ini rawan penyelewengan dalan pelaksanaan teknis di lapangan sehingga berpotensi menjadi bangunan penjara kalangan politisi Senayan," kata anggota Fraksi PDIP Hery Yosodiningrat, Sabtu (13/06/2015).

Menurutnya, program dana aspirasi ini masih tumpang tindih dengan program pemerintah sehingga berpotensi jadi masalah. "Saya khawatir akan ada tumpang tindih anggaran. Kalau setiap anggota mendapat jatah Rp20 miliar untuk program dan pembangunan daerah, itu saja sudah menyimpang,’’ ujarnya.

Alasannya, program pembangunan daerah bukan menjadi kewenangan DPR, tetapi kewenangan eksekutif. Fungsi Dewan hanya membuat UU, mengawasi pelaksanaannya dan fungsi budgeting.

Ia melihat kesan, pengusulan dana aspirasi ini ujung-ujungnya berkaitan dengan proyek untuk itu ia menolaknya. "Saya menolak dana aspirasi ini," katanya.(ss)

tag: #penjara dan kuburan masal politisi senayan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...