Berita
Oleh Wiranto pada hari Minggu, 14 Nov 2021 - 08:13:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Banjir Tiga Minggu di Sintang, Warga Sulit Ambil Uang di ATM

tscom_news_photo_1636852389.png
Kondisi banjir Sintang (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Banjir melanda Kabupaten Sintang sejak 23 Oktober 2021 hingga 12 November 2021. Sudah 21 hari banjir, belum ada tanda akan surut secara signifikan.

“Kawasan perhuluan seperti Serawai, Ambalau, Kayan Hulu, dan Kayan Hilir sedang banjir besar. Jadi kita wajib waspada, karena informasi BMKG dan BNPB bahwa puncak La Nina pada Januari Februari 2022 mendatang,”.kata Plh Sekda Sintang, Yosepha Hasnah.

Oleh karena itu, Yosepha meminta semua OPD yang terkait untuk menyiapkan data dengan baik. Misalnya Dinas Perkim menyiapkan data jumlah rumah ibadah, fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak banjir.

Kapolres Sintang yang juga Wakil Penanggung Jawab Lapangan Satgas Bantingsor, AKBP Ventie Bernard Musak meminta ada update data setiap hari korban banjir.

Kapolres juga mengungkapkan adanya informasi masyarakat sulit menarik uang di ATM yang banyak terendam banjir.

“Cari uang cash susah. Soal lalu lintas di Lintas Melawi, dilayani 4 tronton. Mudah-mudahan bisa lancar. Kondisi jalan di Lintas Melawi sudah banyak rusak, pembatas jalan juga sudah patah dan bergeser,” ungkapnya.

tag: #banjir-bandang  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...