Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Jumat, 19 Jun 2015 - 10:46:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Bamsoet: Jokowi dan JK Tahu Munas Ancol Abal-Abal

94bambang soesatyo_08.JPG
Bambang Soesatyo (Sumber foto : Eko Hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Harus ada keberanian dari pihak Munas Bali bersikap keras terhadap kubu Munas Ancol. Aburizal Bakrie (ARB) harus tegas membatalkan atau menolak islah yang dianggapnya hanya basa-basi.

"ARB juga harus menyatakan kepada Presiden Jokowi dan Wapres JK jangan pura-pura tidak tahu kalau kepengurusan Golkar Munas Ancol itu illegal dan abal-abal," kata Bendahara Partai Golkar Bambang Soesatyo, Jumat (19/06/2015).

‎Bamsoet mengungkapkan perundingan dan islah terbatas hanyalah buang waktu dan energi. Ia menyebutnya ini justru hanya bom waktu yang tinggal menunggu meledaknya saja‎.

"Jika ARB terlalu lunak dan tetap meneruskan perundingan islah terbatas dengan kubu Munas Ancol, sama saja mengakui kejahatan politik yang mereka lakukan dalam alam demokrasi di tanah air," ucapnya.

Bamsoet mengapresiasi upaya islah yang ditawarkan JK (Jusuf Kalla) agar Golkar bisa ikut Pilkada. Tapi persoalannya seluruh dunia sudah terlanjur tahu bahwa ini hanya abal-abal.

"Termasuk JK dan Jokowi sendiri sebenarnya tahu Munas Ancol yang diselenggarakan AL Cs itu hanya jadi-jadian, abal-abal dengan peserta dan dokumen serta surat mandat palsu. Kasusnya sendiri sudah terbuka di pengadilan dan Bareskrim Polri mau apalagi," paparnya.(ss)

tag: #munas abal-abal  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...