Berita
Oleh Ilyas pada hari Sabtu, 20 Jun 2015 - 16:23:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Relawan Minta Jokowi Berani Tolak Revisi UU KPK

83jokowi-indra.jpg
Jokowi (Sumber foto : Indra/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Organisasi utama pendukung Jokowi yang menamakan diri PROJO, mendukung langkah Presiden Jokowi menolak revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). UU tersebut dianggap melemahkan KPK dalam pemberantasan korupsi yang sudah menjadi penyakit akut di Tanah Air.

"Kami menilai ada upaya serius dan sistematis untuk melemahkan KPK. Upaya dan kerja sama yang dilakukan para politisi busuk, birokrasi korup dan pengusaha hitam berusaha menggagalkan pemerintah Jokowi dalam mewujudkan agenda pemberantasan korupsi," ujar Budi Arie Setiadi, Ketua Umum PROJO kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

"Rakyat sudah bosan dengan kelakuan elite politik yang korup dan manipulatif. Kita semua paham upaya pelemahan KPK adalah upaya perlindungan elite korup dari jeratan hukum korupsi di masa lalu," jelasnya.

Dikatakannya, pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan yang lahir dari harapan akan adanya perubahan sehingga jika ada elite politik dan pihak -pihak tertentu yang menginginkan korupsi kembali merajalela, maka mereka sesungguhnya biang kerok suburnya praktik KKN di Indonesia.

Projo berjanji untuk menggalang seluruh ormas relawan Jokowi lainnya mendukung langkah Presiden Jokowi menghentikan revisi UU KPK. (iy)

tag: #Jokowi  #relawan jokowi  #revisi UU KPK  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...