Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 01 Des 2022 - 23:20:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Meutya Hafid: Peralihan TV Digital Memberikan Keutungan Besar bagi Indonesia

tscom_news_photo_1669911601.jpg
Diskusi Publik Virtual Sosialisasi Analog Switch Off dan Seremonial Penyerahan Set Top Box Kementerian Kominfo Bersama Komisi I DPR RI, Kamis (1/12/2022). (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid mengatakan, bahwa penghentian siaran televisi analog ke digital akan berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan. Serta memberikan keuntungan besar bagi Indonesia.

"Keuntungan besar yang akan didapatkan seperti, negara akan mendapat pendapatan dari digital dividen melalui penataan spektrum frekuensi radio. Selain itu membuka peluang baru dengan layanan baru disektor penyiaran dan telekomunikasi," katanya dalam Diskusi Publik Virtual Sosialisasi Analog Switch Off dan Seremonial Penyerahan Set Top Box Kementerian Kominfo Bersama Komisi I DPR RI, Kamis (1/12/2022).

Dengan digital, kata Meutya, masyarakat bisa menikmati berbagai siaran konten. Dimana tidak hanya pada stasiun tv saja tetapi pada penyiaran lainnya.

Sementara, untuk mendukung siaran tv digital, Kementerian Komunikasi dan informatika akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur digital. Hal ini juga sejalan arahan Presiden Jokowi.

"Pada masa pandemi dimana masyarakat sangat membutuhkan akses internet, Presiden Jokowi meminta target percepatan infrastruktur digital. Yang mulanya 10 tahun menjadi 3 atau 4 tahun," ucap Rosarita Niken Widiastuti selaku staf khusus Kominfo.

Niken juga menyampaikan selain membangun infrastruktur digital, Kominfo juga membangun grand design digitalisasi di Indonesia. Baik untuk kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan salah satunya adalah untuk penyiaran.

"Serta meningkatkan talenta digital dengan memberikan beasiswa agar mereka belajar keterampilan digital seperti data analysis, digital marketing, cloud computing, dan lain sebagainya," katanya.

Semenatar, Nurleli yang merupakan Produser iNews Tv Medan mengatakan, bahwa hadirnya televisi digital membawa semangat baru stasiun televisi untuk meningkatkan kualitas kontennya. "Ini merupakan tantangan bagi kami, karena kami tidak hanya bersaing pada stasiun tv saja, tetapi pada konten kreator di YouTube dan lainnya," katanya.

Selain itu, kata Nurleli, TV digital diperlukan karena teknologi televisi analog yang dipakai stasiun televisi nasional memakan sumber daya yang besar pada spektrum 700 MHz. "Oleh karena itu pemerintah ingin mengalihkan ke televisi digital agar lebih efisien," ucapnya.

tag: #dpr  #kemenkominfo  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...