Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 01 Jul 2015 - 16:45:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Wakil Ketua Komisi VIII: Presiden Telah Sepelekan DPR

35syarief-hasan.jpg
Jokowi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sodik Mudjahid menganggap tindakan pemerintah terhadap DPR RI dalam hal ini Komisi VIII kurang patut.

Hal tersebut dikemukakan Sodik tatkala Komisi VIII DPR RI tengah melakukan penjaringan bakal calon ketu Badan Amal Zakat Nasional (Baznas), pemerintah kurang serius terkait hal tersebut.

"Presiden anggap sepele seleksi calon pimpinan Baznas. Presiden Jokowi dan Menag menganggap sepele keberadaan Baznas," kata Sodik di Jakarta, Rabu (01/7/2015).

Hal ini terbukti dari kualitas delapan calon pimpinan Baznas yang diajukan Presiden ke DPR RI.

Padahal, lanjut dia, keberadaan Baznas sangat strategis dan vital dalam upaya membangun kesejahteraan umat Islam sebagai elemen mayoritas bangsa dan rakyat Indonesia.

Dari delapan yang diajukan presiden, hanya sekitar dua kandidat yang dianggap layak dan memadai dan sisanya bulan hanya tidak layak tapi sangat memprihatinkan.

"Kandidat yang disodorkan pemerintah sangat lemah dalam pemahaman filosofi dan konsepsi dasar zakat, sangat lemah dalam merumuskan strategi membangun dan mengembangkan organisasi dan kelembagaan Baznas, sangat lemah dalam merumuskan strategi mobilisasi, pengelolaan dan distribusi dana sebagai tugas dan pekerjaan utama Baznas," tandas dia.

Selain itu, sambung dia, Komisi VIII heran dengan kinerja panitia seleksi yang meloloskan delapan kandidat dengan kualitas tersebut kepada Presiden.

"Untuk itu kita Komisi VIII akan mengembalikan kandidat yang kita anggap kurang layak dan kita juga meminta panitia seleksi agar mengulang kembali proses seleksinya," tegas dia.

Hal ini didasarkan kepada pemahaman Komisi VIII atas sangat besarnya dana yang diperlukan untuk pembangunan dan kesejahteraan umat dan pemahaman akan terbatasnya APBN sehingga Baznas yang hebat adalah alternatif utama sumber pembiayaan umat, pungkas dia. (iy)

tag: #baznas  #jokowi  #komisi viii  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPD Hanura DIY Resmi Dilantik, Siap Kibarkan "Bendera Singa" ke Seluruh Daerah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 15 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026-2031 di ...
Berita

Ferry Juan SH: OTT HGB Bogor Tambah Luka Partai Golkar, Saatnya Koreksi Kepemimpinan dan Kembali ke Khittah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor kembali mengguncang perhatian ...