Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 14 Mei 2026 - 18:16:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Habib Aboe Apresiasi Polda Kepri Bongkar Judi Online Internasional, Dorong Masyarakat Aktif Bantu Polisi

tscom_news_photo_1778757391.jpg
Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau dalam mengungkap praktik judi online internasional berkedok lotre Hong Kong di Kota Batam.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian berhasil menangkap 14 warga negara asing (WNA) yang berasal dari lima negara berbeda dan diduga terlibat dalam jaringan perjudian online internasional.

Habib Aboe menilai keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam memberantas praktik judi online yang semakin meresahkan masyarakat dan memiliki jaringan lintas negara.

“Kita memberikan apresiasi kepada Polda Kepri yang berhasil membongkar praktik judi online internasional ini. Ini menunjukkan bahwa aparat bergerak cepat dan serius dalam menjaga keamanan ruang digital serta melindungi masyarakat dari dampak buruk judi online,” ujar Habib Aboe.

Sebelumnya, Dirreskrimsus Polda Kepri menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima aparat kepolisian pada 10 Mei 2026. Menurut Habib Aboe, keberhasilan pengungkapan tersebut sekaligus membuktikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum. Ia mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan judi online dan kejahatan siber lainnya.

“Kita ingin masyarakat terus membantu Polri. Informasi dari masyarakat sangat penting dalam membongkar jaringan-jaringan kejahatan seperti ini. Judi online sekarang bergerak sangat cepat, lintas negara, dan memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya.

Politisi senior PKS itu juga mengingatkan bahwa judi online bukan hanya persoalan pelanggaran hukum semata, tetapi telah berkembang menjadi ancaman sosial yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Menurutnya, banyak persoalan sosial yang berawal dari kecanduan judi online, mulai dari persoalan ekonomi keluarga, pinjaman ilegal, kriminalitas, hingga rusaknya masa depan generasi muda.

“Judol ini sangat berbahaya. Banyak keluarga hancur karena judi online. Karena itu pemberantasannya harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat,” tegasnya.

Habib Aboe juga mendorong agar penegakan hukum terhadap jaringan judi online internasional dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada pelaku lapangan saja, tetapi juga menyasar aktor utama serta aliran keuangan di balik operasi perjudian tersebut.

“Kita berharap penindakan dilakukan sampai ke akar-akarnya, termasuk membongkar jaringan internasional dan aliran dananya. Ini penting agar efek jera benar-benar terasa,” pungkasnya.

tag: #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 29 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bank Jakarta berhasil meraih KEJAR Award 2026 sebagai Bank Implementasi KEJARTerbaik kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026, ataskontribusinya ...
Berita

Mulyadi Minta Bea Cukai Tak Hanya Andalkan Rokok Sebagai Penerimaan Negara

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Bea Cukai didorong tidak hanya mengandalkan penerimaan dari cukai rokok untuk mengoptimalkan pemasukan negara dari Jawa Timur. Bea Cukai diminta melakukan penggalian sumber ...