Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 12 Okt 2026 - 19:34:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

tscom_news_photo_1791808464.jpeg
Ahmad Doli Kurnia Anggota Komisi II DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.

Doli menyatakan siap membuka bukti tersebut untuk mengungkap kronologi munculnya pasal yang menjadi sorotan dalam polemik persyaratan pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024.

Pernyataan itu disampaikan Doli untuk merespons bantahan mantan Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari yang menyebut bahwa dirinya dan Doli turut hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang membahas pasal tersebut.

“Kami sudah punya data, kami sudah punya videonya semua, data tertulis, kemudian poin-poin yang disampaikan. Videonya juga sudah lengkap semua, dan saya bisa mengatakan itu tidak ada,” ujar Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Doli juga menanggapi pernyataan Hasyim Asy’ari yang sebelumnya menyebut dirinya tidak boleh bersikap munafik terkait polemik Pasal 18 ayat (3) PKPU Nomor 19 Tahun 2023 yang dikaitkan dengan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

Menurut Doli, pernyataan Hasyim tersebut justru menggambarkan kondisi dirinya sendiri.

“Saudara Hasyim itu sebenarnya sedang membicarakan atau menjelaskan tentang dirinya sendiri. Dia menggunakan kata lupa dan munafik,” kata Doli.

Doli juga menyinggung rekam jejak Hasyim yang pernah diberhentikan dari jabatan Ketua KPU oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Dia lupa, dia sudah pernah dua kali dipecat sebagai Ketua KPU karena kemunafikannya. Sekarang dia sedang menikmati kemunafikan itu,” ujar Doli.

Selain itu, Doli turut mempertanyakan posisi Hasyim Asy’ari yang kini menjabat sebagai komisaris di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor perkebunan. Ia meminta agar proses penunjukan jabatan tersebut dijelaskan secara terbuka.

“Coba tanya kepada dia, komisaris itu didapat dari mana? Hadiah dari siapa? Setahu saya beliau tidak memiliki latar belakang yang berkaitan dengan komisaris BUMN, khususnya sektor perkebunan,” kata Doli.

Doli menegaskan sebelumnya memilih untuk tidak memperpanjang polemik tersebut. Ia mengaku hanya menyiapkan sejumlah data tanpa berencana membukanya kepada publik.

Namun, setelah namanya disebut secara langsung oleh Hasyim Asy’ari, Doli merasa perlu memberikan klarifikasi dan siap membuka data yang dimilikinya.

“Karena ini sudah menyebut nama saya pribadi, saya harus menjelaskan. Kalau memang mau dibuka, ya kita buka,” tutur Doli.

tag: #dpr  #partai-golkar  #ahmad-doli-kurnia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Andina Thresia Narang Dorong Pemuda Jadi Pencipta Inovasi Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mendorong pemuda menjadi pencipta inovasi digital. Ia menilai generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara ...
Berita

Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Di balik penyelenggaraan ajang MotoGP Mandalika 2026, kesiapan infrastruktur digital menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan berbagai aktivitas di kawasan ...