Berita
Oleh untung ss pada hari Kamis, 09 Jul 2015 - 14:00:27 WIB
Bagikan Berita ini :

Ada Potensi Idul Fitri Dirayakan Tidak Bersamaan

75thomas jamaludin.JPG
Thomas Jamaludin (Sumber foto : Eko Hilman)
Teropong Juga:


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Meskipun kalender Nahdlatul Ulama (NU) dan juga Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri jatuh pada hari Jumat, 17 Juli 2015 tapi potensi perbedaan pada hari 'H' masih ada.

Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, pada perbedaan pada Kalender Persis (Persatuan Umat Islam). Persis menetapkan Idul Fitri pada hari Sabtu, 18 Juli 2015.

Untuk itu, kata Thomas, masih akan dipastikan nanti melalui Sidang Isbat yang akan digelar Kementerian Agama (Kemenag). Sidang ini akan dihadiri perwakil organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam.

NU akan menetapkan Idul Fitri bergantung hasil rukyat (melihat) hilal (bulan) pada Sidang Isbat nanti. Kalau Muhammadiyah sudah memastikan Idul Fitri pada Jumat 17 Juli 2015.

Menteri Lukman Hakim Saifuddin sebelumnya mengatakan, Kemenag akan mengadakan sidang isbat menetapkan 1 Syawal Hari Idul Fitri 1436H/2015M pada 16 Juli 2015.

“Pemerintah akan mengadakan sidang isbat dengan mengundang tokoh agama dan ahli astronomi tanggal 16 Juli 2015 untuk menentukan 1 Syawal,” kata Lukman. Dalam kesempatan itu dia juga mengakui kemungkinan Idul Fitri tahun ini tidak dilaksanakan bersama-sama.(ss)

tag: #idul fitri berbeda  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...