Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Sabtu, 01 Agu 2015 - 15:10:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggota DPR Ini Meragukan Fatwa MUI Soal BPJS Kesehatan

19muhamad sarmuji.jpg
Muhammad Sarmuji (Sumber foto : Indra Kusuma)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hanya menyoroti bagian kecil dari keseluruhan aspek jaminan saja.

"Fatwa MUI kan hanya bagian kecil dari keseluruhan aspek BPJS, nanti masukan dari MUI itu harus diperhatikan untuk penyempurnaan konsep dan pelaksanaan BPJS," kata anggota Komisi IX DPR Muhamad Sarmuji kepada TeropongSenayan di Jakarta, Sabtu (1/8/2015)

Meski begitu, kata dia, fatwa tersebut harus dijadikan masukan penting yang tak bisa diabaikan begitu saja. Masukan ini harus diperhatikan untuk penyempurnaan konsep dan pelaksanaan BPJS.

Karenanya, menurut Sarmuji, pemerintah tidak perlu meresponnya terlalu berlebihan dengan membentuk BPJS Konvensional dan BPJS Syariah.

"Tidak perlu ada BPJS syariah dan konvensional," jelas anggota Fraksi Golkar ini saat disinggung kemungkinan ada dua model BPJS.

Sarmuji masih meragukan produk fatwa haram MUI tentang BPJS. Sebab menurutnya, hingga saat ini masih terdapat beberapa perbedaan pandangan terkait fatwa itu.

"Perlu tabayyun lagi agar fatwa tersebut tidak simpang siur. Karena beberapa keterangan tidak menyebut haram, hanya belum semua aspek sesuai dengan syariah," terang Sarmuji.(ss)

tag: #ragukan fatwa mui  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...