Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 02 Agu 2015 - 16:58:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi V: Kasus Dwelling Time Harus di Usut Sampai Keakar-akarnya

15pelabuhan.jpg
Pelabuhan Peti Kemas (Sumber foto : Istimewa)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi V Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani mengatakan, kasus dwelling time mulai menunjukkan bahwa ada yang keliru dalam penanganan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok. Menurutnya, ini adalah permulaan dari masalah besar yang ada di dalamnya.

"Pihak Kepolisian, yakni Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Metro Jaya harus bisa membongkar kasus ini hingga ke akarnya agar dwelling time yang terlalu lama bisa segera terselesaikan. Ini adalah sebuah prestasi bagi pihak kepolisian yang berhasil membongkar masalah yang sudah lama terjadi dan sangat dimungkinkan melibatkan banyak pihak di dalamnya," kata Miryam dalam pesan singkatnya yang diterima TeropongSenayan, Minggu (2/8/2015).

Ketua DPP Partai Hanura ini mengakui pernah menyampaikan bahwa kasus dwelling time adalah persoalan yang kompleks dan melibatkan banyak pihak, sehingga tidak bisa menyalahkan salah satu saja. Maka dari itu, apabila sekarang baru di Kementerian Perdagangan yang diketahui ada mantan pejabatnya yang terlibat, maka harus diusut juga apakah hal tersebut melibatkan pihak lain yang juga bertanggungjawab terhadap bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok atau tidak.

Disamping itu, kata dirinya, dengan mulai terbongkarnya masalah ini maka penting bagi pemerintah bahwa pembenahan adalah hal mutlak yang harus dilakukan di pelabuhan, utamanya mengenai dwelling time ini.

"Pemerintah harus dapat menjadikan temuan Polda Metro Jaya sebagai bahan evaluasi bahwa memang ada yang mendesak untuk dibenahi dan sebagai wujud bukti bahwa pemerintahan Jokowi-JK mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia," katanya.

Disamping itu, kata ketua Srikandi Partai Hanura ini, apabila masalah ini bisa diselesaikan dengan baik dan dwelling time tidak lagi terjadi, maka laju ekspor impor akan meningkat dan tentu kondisi yg demikian akan mempercepat perputaran perekonomian Indonesia.

"Pemerintah juga perlu melihat masalah ini sebagai salah satu strategi untuk mempercepat roda perekonomian yang sempat melambat," tandasnya. (mnx)

tag: #dwelling time pelabuhan tanjung prior  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...