Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 06 Agu 2015 - 08:21:36 WIB
Bagikan Berita ini :
Serapan Anggaran Rendah

Ini Dia Kementerian Termalas dalam Kabinet Jokowi

77Uchok-Sky-Khadafi-eko.jpg
Uchok Sky Khadafi (Sumber foto : Eko S Hilman/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Central for Budget Analysis(CBA) Uchok Sky Khadafi menyebutkan, dalam semester I Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015, pemerintahan Jokowi hanya mampu melakukan serapan anggaran baru sebesar 26 persen dari total APBN 2015, atau realiasasi anggaran baru sebesar Rp 208,5 triliun.

"Dengan minimnya penyerapan ini, berarti kementerian yang rendah penyerapannya bisa dinilai sebagai kementerian yang paling pemalas, dan memang perlu evaluasi, atau diganti saja karena bertentangan dari motto presiden Jokowi dari kerja kerja kerja, menjadi malas malas malas atau pemalas," kata Uchok kepada TeropongSenayan, Kamis (6/8/2015).

Uchok lantas memberikan rincian serapan anggaran sejumlah kementerian yang masih tergolong rendah dalam semester I untuk realisasi APBN 2015:

1. Kemendes PDT dan Transmigrasi serapannya hanya sebesar 3,7 persen.
2. Kementerian ESDM sebesar 9,0 persen
3. Kemenaker sebesar 9,2 persen
4. Kemendagri sebesar 10,4 persen
5. Kemenhub sebesar 10,7 persen
6. Kemenpar sebesar 11,3 persen.
7. Kemenko PMK sebesar 11,4 persen
8. Kemenko Kemaritiman sebesar 12,6 persen
9. Kemenkominfo sebesar 12,7 persen
10. Kemendag sebesar 15,9 persen
11. Kemenperin sebesar 16,6 persen

Dari data diatas, terang Uchok, pihaknya meminta DPR atau Komisi terkait untuk memanggil menteri-menteri tersebut, untuk dilakukan evaluasi kinerja mereka yang mengecewakan lantaran penyerapan anggarannya hanya di bawah 17 persen.

"Seharusnya, menteri-menteri yang penyerapan anggaran rendah atau dibawah 17 persen, kalau masih punya rasa malu, dan tidak gila kekuasaan lebih baik mengundurkan diri saja," sindirnya.

Selain itu, penyerapan anggaran yang rendah ini membuktikan bahwa selama ini para menteri tersebut hanya 'makan' tunjangan dan menerima gaji saja serta menikmati fasilitas negara tanpa ada rasa tanggungjawab.(yn)

tag: #kabinet jokowi  #serapan anggaran  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...