Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Senin, 10 Agu 2015 - 22:04:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Kemenag Akui Adanya ‎Potensi Radikalisme di Sekolah

37kamaruddin_amin.jpg
Kamaruddin Amin (Sumber foto : Istimewa)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengakui ‎adanya potensi radikalisme di sekolah dan madrasah. Bahkan, ia menduga potensi radikalisme ini ada di hampir seluruh sekolah dan agama.

Hal ini disampaikan Kamaruddin dalam jumpa pers terkait penyelenggaraan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI), di Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Untuk itu, kata Kamaruddin, pemerintah melalui Kemenag terus melakukan upaya-upaya pencegahan.

"Kami selama ini, juga selalu berkoordinasi dengan beberapa Bimas, baik Islam, Kristen, Hindu, Budha dan lain-lain untuk mencegah potensi tersebut," ‎katanya.

Ia mengatakan, radikalisme mengancam anak muda di Indonesia khususnya yang berusia 25 tahun ke bawah. Dimana sebanyak 43 persen dari jumlah penduduk Indonesia adalah anak muda yang masih hidup di lingkungan sekolah. Sehingga, menurutnya, slogan agama damai harus terus diglorakan, tanpa menuduh atau mencurigai sana sini. (mnx)

tag: #Kementrian agama  #potensi radikalisme di sekolah dan madrasah  #potensi radikalisme di semua agama  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...