Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 16 Okt 2015 - 08:44:11 WIB
Bagikan Berita ini :

RUU Kekerasan Seksual Harus Masuk Prolegnas Prioritas 2016

43kekerasan-seksual.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Serangan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Indonesia terus meningkat‎ dari tahun ke tahun. Data dari Komnas Perempuan ditemukan ada 139.133 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dari tahun 2002 hingga 2012. Ini artinya, setiap 2 jam terdapat 3 sampai 4 perempuan mengalami kekerasan seksual.

Demikian disampaikan oleh Veni Siregar dari Forum Pengada Layanan (FPL) saat melakukan audiensi dengan Fraksi Partai NasDem di lantai 22 gedung Nusantara I, DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

‎Dalam studinya di sembilan provinsi pada tahun 2014, FPL mendapatkan data, 45 persen perempuan korban kekerasan seksual masih berusia di bawah 18 tahun. Di dalamnya, 47 persen adalah kasus incest, di mana 90 persen pelakunya adalah ayah korban.

Tidak hanya itu, 85 persen pelaku kekerasan seksual adalah orang terdekat korban, seperti orang tua, saudara, suami, pacar tetangga, teman dan guru.

Seratus persen perempuan yang menjadi korban sudah dipilih atau ditarget oleh para pelaku. Di dalamnya, 57 persen dilakukan dengan modus tipu daya, 47 persen kasusnya didamaikan melalui pernikahan, dan 36 persen difasilitasi oleh kepolisian.

Menurut Veni, kekerasan seksual tersebut telah menyebabkan penderitaan yang panjang bagi para korban, baik secara fisik, psikologis, ekonomi dan sosial. Tidak hanya itu mayoritas korban juga terus mengalami bentuk stigma dan diskriminasi.

"Mereka dikucilkan, dikeluarkan dari sekolah, dinikahkan dengan pelakunya, berisiko mengalami kematian pada saat melahirkan, sampai KDRT dan perdagangan orang," ujarnya.

Menurut dia, masalah mendasarnya adalah belum adanya peraturan perundang-undangan yang khusus menangani kasus kekerasan seksual.

"Karena itu kami mendesak agar RUU penghapusan kekerasan seksual menjadi prioritas prolegnas 2016," serunya.(yn)

tag: #ruu kekerasan seksual  #kdrt  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...