Berita
Oleh Agus Eko Cahyono pada hari Kamis, 08 Jan 2015 - 17:22:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahfudz: Pemerintah Jangan Kekang Kebebasan Pers

58Mahfudz Siddiq (indra) (6).JPG
Mahfudz Siddiq (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -DPR memperingatkan Presiden Jokowi agar tidak menggunakan cara-cara lama dengan menggunakan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk memata-matai media massa.

"Kalau digunakan untuk analisis media massa wajar saja, tapi jangan sampai untuk mengekang kebebasan pers dan demokrasi media," kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq kepada TeropongSenayan di Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Diakui Mahfudz, memang ada satu unit kerja yang membidangi persoalan media masa yang melakukan analisis terhadap semua pemberitaan media. "Tapi catatan pentingnya semua analisis dan rekomendasi dari intelejen itu, adalah termasuk dari semua pengambilan keputusan atau kebijakan," tambahnya.

Menurut mantan Ketua Fraksi PKS itu, kerja resmi BIN memang selalu memberikan laporan dan rekomendasi kepada Presiden. "Saya sendiri tidak tahu pesan politik apa yang ingin disampaikan Jokowi dengan pernyataannya itu. Kita lihat saja nanti,” ujar Mahfudz.

Yang jelas, terangnya, saat ini media sudah terpolarisasi, ada yang secara total mendukung seluruh kebijakan pemerintahan dan ada juga media yang terus menerus mengkritik kebijakan pemerintah. "Itu biasa saja,” tegas dia.

Oleh karena itu, sambung Mahfudz, kalau memang pemerintah memerlukan keseimbangan pemberitaan media, maka biarkan saja media-media itu melakukannya sendiri. "Pemerintah jangan ikut campur menyeimbangkan dengan persepsinya sendiri," pungkasnya.

Presiden Jokowi dalam sidang kabinet paripurna, Rabu (7/1/2015) meminta agar berhati-hati terhadap media. "Dalam kurun hampir tiga bulan ini kita menganalisis, (dilakukan) oleh mesin intelijen media manajemen dari 343 media," ucap Presiden.

"Semua tahu kita ini selalu dipotret, selalu diikuti, dan selalu dinilai media. Meskipun perlu saya sampaikan ekspose media belum tentu wakili kinerja pemerintahan," ujar Jokowi.(yn)

tag: #Presiden Jokowi  #Jokowi  #Mahfudz Siddiq  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...