Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 14 Des 2016 - 17:44:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Mengkhawatirkan, Jelang Tutup Buku Serapan Anggaran Belanja Pemerintah Baru 59%

67ahmad.jpg
Ahmad Muzani (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Fraksi Gerindra di DPR RI Ahmad Muzani mengaku khawatir atas pencapaian serapan anggaran pemerintahan Jokowi-JK pada tahun ini.

"Mencermati kinerja pemerintah (pusat-red) dalam serapan anggaran belanja, realisasi sampai 30 September 2016 adalah sebesar Rp 767,7 Triliun atau sebesar 59% dari target Rp 1.306,7 Triliun. Tentunya hal ini sangat mengkhawatirkan," ungkap Sekjen Gerindra ini dalam konferensi persnya di lantai 17 gedung Nusantara I Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Tak hanya soal serapan anggaran belanja yang rendah, lanjut dia, Fraksi Gerindra juga menyoroti lemahnya serapan dana transfer daerah dan desa yang belum mencapai target.

"Untuk transfer daerah dan dana desa realisasinya hanya sebesar Rp 537,8 Triliun. Artinya, kemampuan pemerintah menyerap belanja per akhir September 2016 adalah sebesar Rp 1.305,5 Triliun atau 62,7% dari target sebesar Rp 2.082,9 Triliun," ungkap dia.

Jadi, kata dia, rendahnya serapan tersebut menunjukkan betapa tidak krediblenya managemen pengelolaan anggaran oleh pemerintahan Jokowi-JK saat ini.

"Ini menunjukkan managemen pengelolaan anggaran pemerintah masih buruk," sindirnya. (icl)

tag: #apbn-2016  #partai-gerindra  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...