Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Senin, 26 Jan 2015 - 17:36:25 WIB
Bagikan Berita ini :

Wow, Menteri Susi Sebut 70 Persen Kapal Ikan Tak Bayar Pajak

3Menteri Susi1-Indra.jpg
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Saat Raker dengan Komisi IV DPR (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tak ada niatan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menghancurkan mata pencaharian nelayan di Indonesia. Kebijakan yang dilakukan semata-mata bertujuan menertibkan kapal-kapal ikan.

Susi menyebut saat ini ada sekitar 1300 kapal ikan berukuran besar yang menyalahi aturan. "Sekitar 70 persen tidak memiliki izin berupa nomor wajib pajak penghasilan (NPWP). dan 40 persen tidak memiliki izin perusahaan dari Kementerian Hukum dan HAM," kata Susi.

Itu artinya, ujar Menteri Susi dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR, di gedung KK IV, Jakarta, Senin (26/1/2015), kapal-kapal ikan yang semula berasal dari negara lain itu tidak membayar pajak. Bahkan dioperasikan illegal karena tak punya izin perusahaan.

Menteri Susi berdalih kebijakan yang dikeluarkan sudah mempertimbangkan kepentingan para pemangku kepentingan, baik pemilik kapal besar, nelayan kecil maupun para pembudidaya ikan.

Tak hanya itu, pengetanan juga segera diberlakukan terhadap kapal asing yang menangkap ikan diwilayah perairan Indonesia. "Kita sudah berkoordinasi dengan dubes-dubes untuk mengedukasi para nelayannya, agar pelanggaran itu bisa diminimalisir," pungkasnya.(ris)

tag: #Susi  #Komisi IV  #Kapal Asing  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...