Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Sabtu, 07 Feb 2015 - 23:06:25 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Ngotot Minta Menteri Anies Baswedan Lanjutkan Kurikulum 2013

2Anies 004.jpg
Anies Baswedan, Mendikbuddasmen (Sumber foto : Indra Kesuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Dari sisi materi tak ada masalah dengan Kurikulum 2013 (K-2013). Bahkan, kalangan anggota Komisi X menilai K-2013 lebih baik dari kurikulum sebelumnya. Hanya saja pada pelaksanannya yang perlu disempurnakan.

Untuk itulah Wakil Ketua Komisi X Teuku Riefky Harsya minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah Dasar dan Menengah (Kemendikbuddasmen) Anies Baswedan tidak menghapus K-2013. Namun, memperbaiki pelaksanaan di sekolah-sekolah.

"Sudah dijelaskan Kurikulum 2013 tetap dijalankan oleh sekolah-sekolah yang telah menjalankan. Kemudian yang belum untuk kembali ke kurikulum 2006 sambil dipersiapkn lebih matang," tandas Teuku di Jakarta kemarin.

Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan bahwa dalam Rapat Kerja (raker) antara Komisi X dengan Menteri Anies Baswedan tidak pernah ada pembahasan penghapusan K-2013. Namun, Teuku Reifky kembali menekankan yang ditekankan adalah pembenahan pelaksanaan K-2013.

Menurut Riefky, K-2013 disusun untuk menyiapkan sumber daya manusia di tanah air agar bisa bersaing di kancah persaingan dunia. Sebab, tantangan diwaktu-waktu mendatang dipresiksi akan semakin berat. K-2013 mengakomodir kebutuhan ini.

Hanya saja pada pelaksanaannya belum matang. Guru belum disiapkan dengan baik, buku belum semuanya tersedia, prasarana ruang belajar juga masih butuh disesuaikan dengan K-2013. Hal inilah yang menjadi tugas besar Menteri Anies Baswedan.(ris)

tag: #Anies Baswedan  #Teuku Riefky  #K 2013  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...