Berita
Oleh agus eko cahyono pada hari Minggu, 08 Feb 2015 - 14:46:44 WIB
Bagikan Berita ini :

Airlangga Hartarto: Tidak Jelas Keuntungan Indonesia Gandeng Proton

41airlangga1.JPG
Airlangga Hartarto (Sumber foto : eko hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Tidak jelas apa keuntungan Indonesia sehingga Presiden Joko Widodo memutuskan merangkul pabrik mobil Malaysia, Proton yang dulunya belajar otomotif dari Indonesia itu.

Menurut anggota DPR Airlangga Hartarto, berkembangnya Proton sebagai perusahaan otomotif di Malaysia juga bukan karena ketangguhan tehnologinya. Tetapi karena kemauan dari negara itu untuk terus mengembangkannya.

"Malaysia masih memberikan proteksi untuk Proton, sebaliknya mengenakan bea masuk tinggi untuk perusahaan otomotif yang akan masuk negara itu," kata mantan Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (8/2/2015).

Sungguh disayangkan, Indonesia yang sebenarnya jauh lebih dulu maju dalam urusan sumber daya manusia, tidak melakukan hal yang samaterhadap industri otomotif dalam negeri. Airlangga yang kini menjadi anggota Komisi VII DPR tidak tahu apa yang akan diberikan atau diterima Proton setelah ditarik pengusaha nasional dan direstui presiden untuk membuat studi terlebih dahulu.

Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan juga mengkritik kebijakan Jokowi yang menarik Proton masuk Indonesia, bukannya mengembangkan industri mobil Esemka yang membesarkan nama dirinya. Padahal itu produk anak bangsa, dan sangat mudah dikembangkan setelah Joko Widodo punya mandat sebagai presiden.

"Kemampuan kita seolah-olah tidak diperhatikan, padahal saya yakin kita mampu. Mobil dalam negeri kita sudah banyak termasuk Esemka tinggal bagaimana kemauan untuk mengembangkan," katanya.

Taufik mengingatkan salah satu janji Jokowi adalah konsepsi 'Nawa Cita,' sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor ekonomi strategis domestik.Karena itu, kata Taufik, sangat disayangkan langkah Jokowi yang menggandeng Proton. Padahal saat menjabat Wali Kota Solo, Jokowi menjagokan Esemka sebagai produk andalan karya siswa SMK Surakarta, yang disebutnya sebagai prototipe mobnas.(ss)

tag: #mobnas  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...