Opini
Oleh Bani Saksono pada hari Sabtu, 21 Feb 2015 - 15:51:20 WIB
Bagikan Berita ini :

KNPI Diminta Keluarkan Manifesto Nasionalisasi Freeport

34KNPI-1.jpg
Logo KNPI, kumpulan ormas-ormas kepemudaan (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) diminta tidak hanya gaduh dengan isu perebutan kursi ketua umum saja, sama seperti kongres atau munas pada umumnya. Tapi, buatlah rumusan manifesto menyangkut masalah negara dan bangsa.. Salah satu diantaranya menyoal keberadaan perusahaan penambang emas Freeport Indonesia di tanah Papua.

Sangat kebetulan kongres KNPI 2015 diadakan di tanah Papua, yaiitu pada 24-28 Februari. Salah satu manifesto itu adalah tuntutan pemuda Indonesia agar pemerintah berani melakukan nasionalisasi Freeport. Usul dibuatnya manifesto meluncur dari Cokro Wibowo Sumarsono, wakil sekjen DPP KNPI.

"Kami mengharapkan agar dalam Kongres Pemuda di Jayapura besok tidak sekadar sebagai ajang pertarungan rebutan surat rekomendasi calon ketua umum,: kata dia. Namun, kata dia, kongres KNPI tersebut dapat diadikan sebagai ajang pertarungan gagasan menuju kristalisasi manifesto politik pemuda dalam menyikapi kondisi kebangsaan saat ini.

Cokro yang juga mantan sekretaris jenderal Presidium Generasi Muda Nasional Indonesia (GMNI), menambahkan, selain masalah Freeport, sekurangnya ada lima poin dari manifesto yang biisa diakomodasi. Di antaranya, pertama, geostrategi lokasi kongres KNPI yang tepat berada di tepian Samudera Pasifik, merupakan jawaban bagi pemuda atas kesiapannya menghadapi gelombang kebangkitan abad pasifik, yaiu negara-negara di kawasan Samodera Pasifik.

Poin berikutnya adalah perlunya kebulatan tekad menyukseskan program pemerintah, yaitu mewujudkan poros maritim Nusantara. "Manfesto itu kita rangkai dalam geosgrategismanifesto politik," kata Cokro. (b)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #kongres KNPI di Papua  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Evaluasi KPK di Era Prabowo: Antara Harapan dan Ketegasan Penindakan

Oleh M. Fathor,SH, Advokat Muda Indonesia
pada hari Jumat, 17 Apr 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewasa ini kita masyarakat Indonesia sering kali dilihatkan dan dipertontonkan setiap kasus korupsi OTT atau operasi tangkap tangan oleh KPK RI selalu menangkap hal yang ...
Opini

Ombudsman Dalam Krisis Integritas: Bongkar Rente, Paksa Reformasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Penangkapan Ketua Ombudsman RI, HS, pada 16 April 2026 oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia bukan sekadar peristiwa hukum biasa. Ia adalah peristiwa ...