Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 10 Mar 2015 - 15:26:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Hanura: Biayai Parpol Rp1 Triliun Bebani APBN

41suding.jpg
Syarifudin Suding (Sumber foto : indra kusuma)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wacana Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang melontarkan pembiayaan partai politik (parpol) sebesar Rp1 triliun per tahun melalui APBN diapresiasi. Hal itu sebagai upaya memperkuat institusi demokrasi yang bisa menekan korupsi.

"Saya kira wacana itu layak diapresiasi karena semangatnya khan memperkuat institusi demokrasi, sekaligus menekan korupsi baik dari kalangan legislatif, eksekutif maupun yudikatif," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura Syarifudin Suding, Selasa (10/03/2015).

Meski demikian, lanjut Suding, wacana tersebut tetap harus dikaji lebih mendalam, mengingat dana yang dipakai merupakan uang rakyat yang jumlahnya sangat besar. "Saya kira perlu dikaji dulu besar kecilnya dana parpol itu , apalagi dana APBN," tandas dia.

Suding sendiri tidak yakin pembiayaan parpol melalui APBN akan menghilangkan korupsi yang saat ini marak. Alasannya, korupsi terjadi lebih banyak akibat perilaku pribadi oknum, bukan partai.

Angka sebesar itu juga dinilai sangat membebani APBN. "Idealnya saya kira Rp500 Miliar saja, kalau Rp1 triliun terlalu besar," pungkas dia. (ss)

tag: #membebani APBN  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendapatkan respon positif dari DPR. Sikap yang ...
Berita

5 Tahun Tidak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setelah lima tahun menahan rindu untuk pulang ke kampung halaman keluarga di Tegal, Ibu Uswatun Hasanah, atau yang akrab disapa Ibu Atun, akhirnya bisa mewujudkan ...