Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Sabtu, 03 Feb 2018 - 11:38:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Di Mukernas KAKAMMI, Fahri Acungkan Kartu Merah Buat Pemerintah

85Fahri-Kartu-Merah.JPG
Fahri Hamzah (keempat, kiri) mengacungkan kartu merah dalam acara Mukernas KAKAMMI ke-1 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2/2018) (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Setelah heboh 'kartu kuning' yang diacungkan Ketua BEM UI untuk Presiden Joko Widodo, giliran Presiden Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAKAMMI) Fahri Hamzah melakukan hal serupa.

Usai menyampaikan sambutan dalam musyawarah kerja nasional (Mukernas) KAKAMMI ke-1, Fahri sempat kartu merah sebagai bentuk kritik kepada pemerintah.

"Kita jangan salah arah, kalau salah arah pemainnya keluarin aja," kata Fahri dalam acara Mukernas KAKAMMI di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2/2018).

Menurut Fahri, pemimpin yang bijak harus bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Bukan justru melahirkan sengketa, dan berujung kegaduhan yang merugikan rakyat.

Wakil Ketua DPR ini pun menyeru agar para calon baru untuk maju bertarung di Pilpres 2019 mendatang.

Jangan sampai, lanjut dia, karena salah memilih calon presiden mendatang, Indonesia justru masuk dalam jurang krisis dari semua lini.

"Para pemimpin dan politisi harus bercakap tentang arah ke depan," imbuhnya.(yn)

tag: #jokowi  #kammi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...