Berita
Oleh Ilyas pada hari Minggu, 12 Apr 2015 - 20:27:00 WIB
Bagikan Berita ini :

'Megawati, Anda Lupa Keunggulan Jokowi Selama Ini di Pencitraannya'

67jokowi-mega1.jpg
Jokowi dan Megawati (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dinilai telah melakukan blundur karena 'menyerang' Jokowi di tempat terbuka. Langkah Megawati dinilai tidak produktif dan bahkan justru bisa menyerang balik.

Sebelumnya, dalam Kongres PDI Perjuangan di Bali beberapa waktu lalu, Megawati berulang kali melontarkan istilah "petugas partai". Istilah tersebut diduga kuat ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Ini tidak lain karena Jokowi merupakan kader PDI Perjuangan yang menjadi presiden karena 'jasa' PDIP. Dengan begitu, Jokowi harus menaati arahan partai, khususnya arahan dari ketua umum.

"Megawati melalui pidatonya sejatinya merupakan puncak kegundahannya. Namun, Megawati mungkin lupa bahwa keunggulan Jokowi selama ini adalah di pencitraannya," kata Sekjen Humanika Sya'roni di Jakarta, Minggu (12/4/2015).

Menurutnya, dengan pidato yang disampaikan, Megawati akan diketahui jika selama ini berusaha mengintervensi Jokowi.

"Jokowi sangat diuntungkan dengan pidato Megawati saat kepercayaan publik terhadap kinerjanya (Jokowi) menukik," jelasnya. (iy)

tag: #Jokowi  #megawati soekarnoputri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...
Berita

Andina Thresia Narang Dorong Pemuda Jadi Pencipta Inovasi Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mendorong pemuda menjadi pencipta inovasi digital. Ia menilai generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara ...