Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 08 Mei 2018 - 14:39:57 WIB
Bagikan Berita ini :

Brimob Datangi Kantor DPD Gerindra Jateng, Wachid: Kami Terintimidasi

49Abdul-Wachid-Gerindra-Jateng.jpg.jpg
Abdul Wachid (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid membenarkan peristiwa kedatangan sejumlah pasukan Brimob ke kantor DPD Gerindra Jateng beberapa waktu lalu.

"Betul pada hari Sabtu, namun yang lebih sering adalah kantor DPC kota Semarang. Yang jelas tak hanya sekali mereka datang, sudah beberapa kali," terang Wachid saat dihubungi, Senin (7/5/2018).

Namun saat ditanya apakah benar adanya dugaan intimidasi yang dilakukan aparat Brimob, Wachid membenarkannya.

"Mereka (Brimob) datang gak kulo nuwun, gak permisi, datang dengan laras panjang. Jujur saja kami merasa terintimidasi," tandas Wachid.

Wachid juga mempertanyakan urgensi kedatangan aparat Brimob tersebut.

"Apa keperluannya. Memangnya kantor partai itu sarang teroris. Kenapa hanya kantor kami saja yang di datangi. Jangan coba-coba ancam kami. Saya ini orang pergerakan, sudah biasa hadapi hal-hal begitu," tegasnya.

Atas kejadian tersebut, kata dia, Ketum Gerindra Prabowo Subianto meminta dirinya menghadap.

"Sore ini (kemarin, red) saya akan menghadap beliau (Prabowo Subianto) di kediamannya di Hambalang. Saya dipanggil beliau," ungkapnya.(yn)

tag: #partai-gerindra  #brimob  #abdul-wachid  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...