Berita
Oleh Amelinda Zaneta pada hari Minggu, 01 Jul 2018 - 15:21:25 WIB
Bagikan Berita ini :

KPU Kerap Mengaku Diretas Hacker, Sekjen Gerindra: Klasik!

99soal-dukungan-di-pilkada-jabar-sekjen-gerindra-prabowo-belum-berikan-keputusan-m8wnaQIZHJ.jpg.jpg
Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) —Sekjen DPP GerindraAhmad Muzanimenyoroti peristiwa diretasnya website KPU yang menurutnya sudah berulang kali terjadi.

Dia mengatakan, kasus yang muncul setiap Pilkada dan Pemilu ini dapat menurunkan kredibilitas lembaga tersebut.

"Ya.. itu kan sudah berulang-ulang, setiap pemilu kan website KPU mengaku selalu diretas oleh hacker, itu artinya lembaga-lembaga yang kredibel harus memiliki tingkat pertahanan yang kuat dalam persoalan website," kataMuzani di rumah dinasnya, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (1/7/2018).

Muzani menilai, diretasnya situs KPU adalah persoalan klasik. Berulangnya kasus ini menunjukkan bahwa integritas KPU perlu dipertanyakan karena menyangkut hak politik masyarakat.

Dengan demikian, Wakil Ketua MPR RI ini minta KPU agar segera memperbaiki sistem keamanan data dan meningkatkan kewaspadaan agar hal serupa tidak terulang kembali.

"Karena gangguan terhadap ini sudah berulang 2,5 tahun lalu, dan sebelumnya juga udah, mestinya KPU belajar dari proses yang ini, supaya tidak berulang," imbuhnya.

"Saya berharap ini diantisipasi oleh KPU agar tidak berulang karena tingkat gangguan dan tingkat kemampuan terhadap hackers itu makin canggih," jelasnya.

Lebih lanjut Muzani meminta KPU selalu melakukan antispasi agar keamanan data suara bisa teratasi.

"Karena itu pertahanan kita harus lebih kuat," pungkasnya.

Pantauan di situsinfopemilu.kpu.go.idyang memuat data hasil penghitungan Pilkada Serentak kerap tak bisa diakses.

Dalam situs tertulis"Untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi Hasil Pemilihan, untuk sementara layanan ini kami tidak aktifkan." (Alf)

tag: #partai-gerindra  #kpu  #pilkada-serentak-2018  #pemilu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...
Berita

Andina Thresia Narang Dorong Pemuda Jadi Pencipta Inovasi Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mendorong pemuda menjadi pencipta inovasi digital. Ia menilai generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara ...