Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Kamis, 30 Apr 2015 - 11:37:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Tunggakan Indonesia Masih Rp 2.600 T, Jokowi: Kita Jangan Alergi Utang

92Jokowi_mulkan.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : Mulkan Salmun/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa utang luar negeri Indonesia saat ini masih besar yakni Rp 2.600 triliun, baik utang bilateral ke negara-negara lain, maupun ke World Bank dan Asian Development Bank (ADB).

“Yang paling penting dihitung. Sebetulnya utang itu juga tidak apa-apa kok, jangan terus kita alergi utang, nggak. Utang itu tidak apa-apa asal dipakai untuk produktivitas, untuk hal-hal yang produktif,” kata Jokowi di Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2015) dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet .

Menurut mantan gubernur DKI Jakarta itu, utang merupakan hal yang wajar jika digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi rakyat.

“Tapi kalau kita pinjam, kemudian untuk subsidi BBM itu yang saya tidak (setuju), keliru kalau itu,” terangnya.

Sebelumnya, masalah utang ini sempat menjadi perhatian publik, karena Presiden Jokowi melontarkan pernyataan bahwa Indonesia hingga kini masih meminjam dana ke Dana Moneter Internasional (IMF), yang diartikan bahwa Indonesia masih punya utang. Hal tersebut langsung dibantah Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan, sejak 2006 silam Indonesia tidak memiliki utang lagi ke IMF, bahkan pelunasan itu empat tahun lebih cepat dari jadwal.(yn)

tag: #utang indonesia  #jokowi  #bank dunia  #adb  #imf  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...