Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Senin, 18 Mei 2015 - 17:04:24 WIB
Bagikan Berita ini :
PTUN Kabulkan Kubu ARB

SK Dibatalkan, Jokowi Diminta Copot Menkumham

34YasonnaLaoly.jpg
Yasonna Laoly (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Agung Suprio meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyusul dibatalkannya keputusan Menkumham yang mengesahkan kubu Agung Laksono oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Pasalnya, kata Agung, dengan dibatalkannya SK Menkumham itu berarti Yasonna melakukan kesalahan.

"Yasonna terbukti tidak cermat dan bisa dituduh memihak salah satu partai politik yang tengah terlibat konflik," ujarnya saat dihubungi TeropongSenayan, Senin (18/5/2015).

Menurutnya, kesalahan Menteri Yasonna sangat fatal ketimbang kekeliruan yang diperbuat oleh sejumlah menteri lainnya di Kabinet Kerja Jokowi.

"Sebagai pejabat pembantu presiden, mestinya Yasonna cermat dan netral," pungkas Agung.

Seperti diberitakan, mejelis hakim PTUN mengabulkan gugatan DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (ARB) terhadap Menkumham. Menkumham digugat karena mengeluarkan SK yang mengesahkan kepengurusan DPP Partai Golkar hasil munas Jakarta dengan ketua umum Agung Laksono.(yn)

tag: #sk menkumham  #menkumham  #ptun  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...