Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 19 Mei 2015 - 09:22:16 WIB
Bagikan Berita ini :

SBY Selama Berkuasa Disebut Ogah Bubarkan Petral, Demokrat Marah

66sby.jpg
SBY (Sumber foto : setkab)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Juru bicara Partai Demokrat Hinca Pandjaitan meminta Menteri Energi Sumber dan Mineral (ESDM) Sudirman Sahid untuk mengklarifikasi peryataannya yang mengatakan mafia migas selalu berhenti di meja SBY.

"Kita minta Menteri ESDM melakukan klarifikasi apa yang dimaksud, karena justru SBY ingin penyimpangan apapun diberantas. Bahkan SBY membentuk Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, yang hakikatnya memberantas kejahatan dan penyimpangan apapun," kata Hinca dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Hinca memastikan tidak ada yang mengusulkan kepada SBY agar Petral dibubarkan. Kalau ada kata dia, pasti sudah ditanggapi secara serius.

Selama menjabat sebagai Presiden, SBY tertib dalam manajemen pemerintahan. Isu serius seperti mafia migas, pasti segera direspons. Tidak mungkin berhenti di meja SBY.

"Untuk memastikan tuduhan tak berdasar itu, SBY berbicara dengan mantan Wapres Boediono dan 5 mantan Menteri terkait, apakah memang pernah ada usulan pembubaran Petral," ungkapnya.

Hinca memastikan atas pertemuan itu semua menjawab tidak pernah ada, termasuk tidak pernah ada tiga surat yang dilayangkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan waktu itu.

"Bahkan Dipo Alam, Mensekneg menyatajan bahwa selama menjabat Sekretaris Kabinet 2010-2014, tidak pernah terima surat dari siapapun ditujukan ke Presiden mengenai Petral dan kontroversinya," kata dia.

Ia melihat pemberitaan soal pemberhentikan Petral yang dianggap hanya berhenti di meja SBY dinilainya sebagai fitnah dan pencemaran nama baik. Oleh karenanya, Demokrat menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang menyebarkan tuduhan tak berdasar itu.

"Mungkin tidak mudah menghadapi yg tengah berkuasa sekarang ini. Tetapi, kebenaran adalah "power" yg masih dimiliki SBY. Selama jadi Presiden, SBY tidak pernah mengintervensi BUMN manapun. Termasuk urusan tender dan bisnisnya," pungkasnya. (iy)

tag: #sby  #pembubaran petral  #petral  #menteri esdm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...