Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 17 Sep 2019 - 12:04:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Rocky Gerung: Orkestra Pelemahan KPK Dipimpin Jokowi

tscom_news_photo_1568696680.jpg
Rocky Gerung (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Publik di Tanah Air terus menyuarakan penolakan atas proses revisi Undang-Undang KPK diDPR RI. Wakil rakyat di Senayan pun babak belur dikecam para pegiat anti korupsi.

Padahal, menurut pengamat politik, Rocky Gerung, orkestra pelemahan KPK sejatinya dipimpin oleh Presiden Jokowi.

"Karena presiden memimpin sendiri pelemahan KPK, melalui DPR seolah- olah itu legal," kata Rocky Gerung di sela-sela kuliah umum di Universitas Bosowa, Makassar, Selasa (17/9/2019).

Dia menyebut, revisi UU KPK di DPR ibarat sebuah pertunjukan orkestrasi yang dipimpin langsung oleh Jokowi.

"Jadi dari awal memang direkayasa disuruh cepat-cepat supaya isunya mengendap karena akan ada isu baru lagi, soal kebakaran hutan dan segala macam," terang Rocky.

"Tapi publik akan mengingat itu sebagai pengerdilan hak demokrasi itu, pengerdilan kemampuan KPK untuk membersihkan negeri ini dan ini akan masih berlanjut dan masyrakat sipil tidak akan terima," imbuh Rocky.

Menurut Rocky, seharusnya presiden melibatkan publik untuk menampung masukan terkait revisi UU KPK.

"Mustinya Presiden tanya publik bukan tanya DPR. KPK itu kayak Irian sih musti referendum," ujarnya. (Alf)

tag: #rocky-gerung  #kpk  #jokowi  #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...