Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 21 Mei 2015 - 20:03:35 WIB
Bagikan Berita ini :
Demo di Depan Istana

Massa IMM dan GPII Bentrok dengan Aparat Kepolisian

65IMG-20150521-00183.jpg
Demo elemen mahasiswa di depan Istana Negara, Kamis (21/5/2015) (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Aksi demonstrasi di depan Istana Negara sore ini, Kamis (21/05/2015) terjadi insiden saling pukul antara mahasiswa dengan aparat keamanan.

Pantauan TeropongSenayan di lokasi, awalnya, massa dari mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) melakukan aksi bakar keranda dan bakar ban. Sesaat setelah itu langsung terjadi keributan dan baku hantam antara masaa dengan pihak aparat.

Salah satu massa dari IMM dan GPII yang sempat terlibat dalam aksi saling dorong dan adu jotos itu diamankan pihak kepolisian ke hingga ke dalam Monas.

Berselang lima menit kemudian, orang yang diamankan itu telah kembali turun dan bergabung bersama massa IMM dan GPII lainnya.

Para massa IMM dan GPII diketahui akan memulangkan diri, dan mengatakan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa pada esok hari.

Saat orator dari IMM dan GPII menghimbau para massanya untuk pulang, namun demonstran berteriak dengan lantang bahwa mereka tidak ingin membubarkan diri.

"Gak mau pulang, gak mau pulang, kata para massa IMM dan GPII kompak.(yn)

tag: #gerakan mahasiswa  #imm dan gpii  #bentrok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...