Berita
Oleh Givary Apriman pada hari Selasa, 10 Mar 2020 - 19:19:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Zulhas Isyaratkan Tidak Setuju Parliamentary Threshold 7%

tscom_news_photo_1583842793.jpg
Zulkifli Hasan dan Surya Paloh (Sumber foto : Givari)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengeluhkan Parliamentary Threshold yang diusulkan Nasdem menjadi 7%, ketika mengadakan pertemuan antara PAN dan Nasdem di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (10/03/2020).


Zulhas mengatakan kalau kenaikan ambang batas parlemen perlu dilakukan secara bertahap tidak bisa kenaikan dilakukan langsung dengan angka yang jomplang.


"Soal 7 persen kami tidak soal, tapi ini kan harus bertahap. Karena kita ini menganut rezim multipartai, seperti kata Bung Karno mengatakan kecil besar harus bersama2. Itu saya kira tentu kita partai baru dsb perlu bertahap dulu, dari 3 naik ke 4," kata Zulhas kepada wartawan, Di Kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat, Selasa (10/03/2020).


Zulhas menyebut kalau konstelasi pemilu bukan persoalan menang kalah tapi lebih menyoroti pada kebersamaan.



"Kita itu dipayungi oleh pancasila dan bhineka tunggal ika, dan berharap memperkuat kebersamaan antarbangsa, jadi kalau pemilu itu bukan soal menang-menangan," ungkapnya.


Sementara, PAN dan Partai Nasdem sepakat untuk mengusulkan Pilpres dan Pileg digelar secara terpisah untuk pemilu 2024.


Sebelumnya, Nasdem melakukan kunjungan ke Golkar pada hari Senin (09/03/2020) pada pertemuan tersebut Nasdem-Golkar sepakat untuk mengusulkan ambang batas parlemen menjadi 7%.


"Terkait Parliamentary Threshold ada usulan dari Pak Surya Paloh menjadi 7%, dan Partai Golkar melihat ini sebagai konsep yang bagus dan akan mendukung," ujar Airlangga saat konferensi pers di Aula DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (09/03/2020).

Pada Pemilu 2019 kemarin, suara PAN berada dalam posisi riskan karena berada di posisi dua terbawah dengan perolehan 6,84% itu artinya jika ambang batas parlemen dinaikan menjadi 7% maka PAN berada dalam posisi bahaya.

tag: #zulkifli-hasan  #surya-paloh  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...
Berita

Andina Thresia Narang Dorong Pemuda Jadi Pencipta Inovasi Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mendorong pemuda menjadi pencipta inovasi digital. Ia menilai generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara ...