Oleh Jihan Fahira pada hari Rabu, 08 Apr 2020 - 10:55:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Penerapan PSBB Di DKI Jakarta, PDIP Minta Pemprov DKI Membantu Ojol

tscom_news_photo_1586318121.jfif
Nusyirwan Soejono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono meminta agar Pemprov DKI Jakarta dapat membantuk driver ojek online (ojol) yang akan kena dampak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI yang sudah diizinkan, pekerja transportasi roda dua berbasis online, hanya dibolehkan mengangkut barang, bukan penumpang, termasuk pembatasan kegiatan-kegiatan akan menyebabkan hilangnya sebagian besar pendapatan para pekerja transportersebut. Sudah sewajarnya Pemda DKI bantu pekerja ojol," kata Nusyirwan Soejono kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Nusyirwan mengungkit permintaan karantina wilayah yang pernah diajukan Pemprov DKI. Dia menilai permintaan tersebut seharusnya menunjukkan kesiapan DKI membantu warganya.

"Pemerintah pusat sudah menurunkan berbagai macam bantuan antara lain bebas bayar listrik 3 bulan, keringanan bayar kredit motor, bantuan untuk UMKM dan lain-lain, sudah sepatutnya DKI yang awalnya menghendaki lockdown (lebih berat dari PSBB) konsekuen bantu warganya," ujar Nusyirwan.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan soal ojol di masa PSBB. Anies mengatakan akan ada pembatasan jumlah orang dalam setiap kendaraan.

Baca juga: Penerapan PSBB Oleh Pemerintah Belum tentu Berjalan Efektif

"Jadi ketika ini dilakukan, maka ada batasan jumlah orang yang bisa naik di kendaraan itu, itu akan diatur dalam peraturannya secara detail," Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI seperti disiarkan di akun YouTube Pemprov DKI, Selasa (7/4).

Namun Anies mengatakan kegiatan logistik tak akan dibatasi. Dia ingin masyarakat bisa memenuhi kebutuhan masing-masing.

"Tapi intinya adalah akan ada pembatasan jumlah penumpang per kendaraan, kita tidak membatasi kegiatan logistik karena kita ingin agar masyarakat kebutuhan-kebutuhannya terpenuhi, tetapi prinsip pembatasannya kita ikuti," ujar dia

tag: #pdip  #psbb  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...