Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 25 Jun 2020 - 20:41:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Fahri Hamzah: Pemerintah Jokowi Terlalu Sibuk, Tapi Jalan Ditempat

tscom_news_photo_1593092486.jpg
Fahri Hamzah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua UmumPartai GeloraFahri Hamzahmenganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum bisa memperbaiki pendapatan per kapita. Ia mengatakan semenjak Indonesia merdeka 75 tahun silam, pendapatan per kapita masih kalah dengan negara tetangga.

"Pendapatan kita per kapita itu masih 4.000 dollar AS kurang, Malaysia sudah 11 ribu dollar AS. Kalau kita bicara China 17 ribu dollar AS, kalau bicara Taiwan 35 ribu dollar AS, Singapura di atas 50 ribu dollar AS," kata Fahri dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (25/6/2020).

Fahri menilai pemerintah Jokowi hanya terlihat sibuk, namun hanya jalan ditempat tidak ada perbaikan. "Kita ini ramai jalan di tempat," katanya.

Mantan Wakil Ketua DPR ini menilai ada yang salah dalam memahami jalannya pemerintahan saat ini. Ia juga menyinggung sejumlah pihak yang kerap menganggap pemerintah sibuk sudah sukses.

"Bukan karena sukses, kita ini bangsa yang susah membedakan mana sibuk dan mana sukses. Sibuk dianggap sukses, grabak grubuk kaya gini dianggap sukses," ujarnya.

tag: #fahri-hamzah  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...