Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Minggu, 31 Mei 2015 - 17:42:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat Ini Bilang yang Dibasmi Itu Orangnya, Bukan Malah Lumbungnya

35IMG20150531142607.jpg
Diskusi Sengkarut Tata Kelola Energi Era Jokowi-JK (Sumber foto : TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat Energi, Yusri Usman menganggap aneh langkah pemerintah membubarkan Petral. Bagi Yusri, pembubaran Petral bukan cara signifikan dalam memberantas mafia migas di Indonesia.

"‎Seharusnya bukan lumbungnya yang dibakar, tapi tikusnya," kata Yusri dalam diskusi yang bertema " Sengkarut Tata Kelola Energi Era Jokowi-JK," di Warung Komando, Jakarta, Minggu (31/5/2015).

Menurutnya, Petral sesungguhnya memiliki peran penting bagi negara dalam menjembatani Pertamina dengan pasar saham internasional. Lebih dari itu, Petral turut memberikan suplai yang jelas terhadap APBN.

"‎Petral jelas memberikan keuntungan 50 juta dolar US per tahun. Ini menjadi pertanyaan dimana bersamaan dengan itu kenapa justru ada 40 sampai 50 perusahaan BUMN yang hampir bangkrut malah disuntik dana terus," ungkapnya.

Yusri mengaku dirinya menaruh kecurigaan akan adanya konspirasi baru di kementerian ESDM. Konspirasi tersebut dijalankan para mafia minyak yang delegitimasi oleh pejabat kementerian ESDM dengan mengatasnamakan reformasi tata kelola minyak.

"‎Itulah fungsi DPR dan pers mengawal. Kita harus jaga lembaganya agar tidak dibajak oknum. Karena itu aset yang secara institusi dibentuk. Hanya disalahgunakan oleh oknum-oknumnya," ucapnya. (ai)

tag: #Energi  #mafia  #migas  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...