Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Kamis, 11 Jun 2015 - 17:29:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Direktur Imparsial Bilang Sutiyoso Banyak Dosanya

22imparsial.jpg
Logo Imparsial (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Imprasial Poengky Indarti menilai Letjen (Purn) Sutiyoso tidak layak untuk menduduki jabatan strategis sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Pasalnya, kata Poengky, mantan Pangdam Jaya itu memiliki rekam jejak buruk terutama terkait pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di masa lalu.

"Sutiyoso memiliki catatan buruk soal HAM, yakni peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1998 (Kudatuli) di DPP PDIP, saat itu kasus besar yang gak mampu diatasi dengan baik, beliau juga diduga terlibat kasus penculikan Semanggi," ungkapnya di Jakarta, Kamis (11/6/2015).

Selain itu, beber Poengky, Sutiyoso juga diduga memiliki peran atas pembunuhan aktivis HAM Munir. "Terlibat pembunuhan kasus Munir," tambah dia.

Dia menandaskan bahwa saat menjadi gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso dikenal sering meratakan pemukiman warga.

"Gubernur yang hobi menggusur, gak sesuai dengan Nawacita," terangnya.

Di samping itu, Poengky berpendapat bahwa penunjukan Sutiyoso menjadi kepala BIN oleh Presiden Jokowi terkesan politis dan transaksional.

"Gak sesuai dengan janji Jokowi di masa awal (kamanye) gak akan bagi-bagi kekuasan," tutup dia.(yn)

tag: #sutiyoso  #imparsial  #kudatuli  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...