Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Senin, 15 Jun 2015 - 15:48:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Dua Partai di KIH Berbeda Sikap Soal Dana Aspirasi

93DanielJohan.jpg
Daniel Johan (Sumber foto : Indra Kusuma/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dua partai pendukung pemerintah yang tergabung di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) bertolak belakang menyikapi dana aspirasi.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) menyatakan mendukung dana aspirasi sebesar Rp 11,2 trilun. Sedangkan Fraksi Partai Nasional Demokrat (F-Nasdem) bersikeras menolak program aspirasi pembangunan daerah pemilihan tersebut.

FPKB menandaskan alasannya bahwa Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang DPR, MPR, DPD, dan DPRD memberikan amanat bagi pembangunan di daerah pemilihan setiap anggota dewan.

"Fraksi PKB memegang UU MD3 tentang dana aspirsi. Mendukung perintah UU," kata anggota DPR RI dari FPKB, Daniel Johan di Gedung DPR RI, Jakart, Senin (15/6/2015)‎.

Dalam pernyataannya itu, Daniel menegaskan pihaknya tetap akan memperjuangkan terealisasinya dana aspirasi kendati fraksi lain di KIH melakukan penolakan. Daniel mengatakan fraksinya di DPRRI menganggap penting dana aspirasi dengan tujuan untuk memperkuat dan mendukung dan alokasi khusus (DAK) yang telah dianggarkan pemerintah.

"Kalau UU nya berubah, FPKB akan berubah, Kalau KIH menolak, FPKB tidak akan ikut-ikutan dan tetap akan berpegangan pada UU MD3," tegasnya.

Sementara itu, Fraksi Partai Nasional Demokrat menegaskan penolakannya atas program yang juga dikenal dengan dana gentong babi itu.

"Fraksi Partai Nasdem menolak untuk dilanjutkan program aspirasi pembangunan daerah pemilihan yang tidak memiliki dasar yang kuat," kata Wakil Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra.(yn)

tag: #dana aspirasi  #partai kih  #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...