Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 25 Jun 2015 - 15:55:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Tiga Kelemahan Program Dana Aspirasi Versi F-PDIP

7AriaBima-tscom.jpg
Aria Bima (kiri) (Sumber foto : Indra Kusuma/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota DPR dari Fraksi PDIP (F-PDIP) Aria Bima menilai, Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau biasa disebut dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar per anggota DPR rawan penyelewengan.

"Kongkalikong anggota DPR, pelaksanaan proyek, dan pengusaha," kata Aria di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Tak hanya itu, ujar Aria, kelemahan kedua dari program dana aspirasi itu adanya ketimpangan pembangunan di daerah, karena akan hanya terpusat di pulau Jawa saja. Ketiga, masalah payung hukum dan pengawasan sejauh ini belum jelas arahnya.

"Legislasi pengawasannya sejauh ini bagaimana? Kalau semua melanggar hukum semua bisa masuk KPK," ucapnya.

Anggota Komisi X ini mengungkapkan munculnya dana aspirasi buntut dari pemilihan kepala daerah secara langsung.

"Setelah munculnya konsep pemilihan langsung muncullah wacana dana aspirasi. Sekarang yang harus disalahkan orang-orang yang mendukung pemilihan secara langsung, sikap PDIP jelas menolak pemilihan secara langsung," katanya.(yn)

tag: #dana aspirasi  #fpdip  #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...