Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 26 Jun 2015 - 16:36:20 WIB
Bagikan Berita ini :

BaraJP Demo di Depan Gedung DPR Tolak Dana Aspirasi

80DemoBaraJP-tscom.jpg
Puluhan BaraJP berunjuk rasa di depan gedung DPR menolak dana aspirasi, Jumat (26/6/2015) (Sumber foto : Sahlan Ake/Teropong/Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Puluhan Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) berunjuk rasa di depan gedung DPR menolak Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau biasa disebut dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar per anggota DPR.

Aktivis BaraJP Immanuel Hutapea memperingatkan, jika tidak segera membatalkan putusan rapat paripurna DPR yang menggolkan dana aspirasi, masyarakat diimbau agar tidak memilih partai pendukung dana aspirasi.

"Bukan hanya dalam pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, dalam Pilkada Desember 2015 pun jangan pilih," kata Immanuel saat ditemui di lokasi, Jumat (26/6/2015).

Immanuel mengaku, jika selama ini pihaknya agak sulit menilai kualitas partai, sekarang sudah jelas mana partai yang pro terhadap rakyat dan yang hanya memikirkan kepentingan kelompoknya.

"Kucing dalam karung" sudah kelihatan saatnya rakyat bersikap, jangan pilih mereka dalam pemilihan apapun," ajaknya.

Sementara Koordinator BaraJP Sarmianus Senky menilai, dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar per anggota DPR per tahun, merupakan tindakan perampokan uang rakyat. Ini akan menambah kesenjangan, karena 62% pemilih di Pulau Jawa.

"Para anggota DPR sekarang akan laksanakan kepala daerah incumbent, menggunakan yang rakyat untuk meraih simpati rakyat, seakan-akan mereka membawa kesejahteraan untuk memilih setempat. Ini menyesatkan," tandasnya.(yn)

tag: #barajp  #dana aspirasi  #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...