
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA Trisakti), Maman Abdurrahman mengajak seluruh alumni bersinergi menebar inspirasi bagi generasi muda kampus. Kata Maman, keberhasilan sejumlah alumni yang kini menduduki posisi strategis di dalam dan luar pemerintahan dapat dimaknai sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik almamater.
Menurut Menteri UMKM itu, saat ini banyak alumni Trisakti yang berkiprah di berbagai bidang. Mulai dari legislatif, kabinet pemerintahan, hingga sektor bisnis dan BUMN. Keberhasilan tersebut, kata Maman, dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa maupun alumni lainnya untuk terus berprestasi di bidang masing-masing.
“Sebagai alumni, ada satu hal besar yang harus kita jaga, yaitu kita harus selalu menjadi inspirasi bagi keluarga besar alumni dan juga bagi adik-adik kita di kampus,” kata Maman dalam acara Buka Puasa Bersama, Tausiah dan Santunan Anak Yatim IKA Trisakti Untuk Indonesia 1447 di Universitas Trisakti, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Ia menilai inspirasi tidak hanya diukur dari jabatan atau posisi yang diraih seseorang. Lebih dari itu, alumni yang menempati posisi penting memiliki tanggung jawab untuk menjaga amanah dan integritas.
“Ketika seorang alumni menempati posisi tertentu dan menjadi inspirasi bagi banyak orang, maka ada kewajiban untuk menjaga nama baik dan menjaga amanah tersebut,” pesan Maman.
Maman juga mengingatkan bahwa posisi publik yang dipegang para alumni tidak selalu mudah karena berada di ruang yang penuh sorotan. Menurutnya, seseorang yang berada di jabatan strategis akan menghadapi berbagai risiko.
“Semangat kami sebagai alumni Trisakti adalah bagaimana kita bisa sukses, tetapi juga menjadi inspirasi yang lebih besar bagi kampus kita dan bagi masyarakat Indonesia,” ucap Maman.
Di kesempatan sama, Rektor Usakti Kadarsyah Suryadi mengapresiasi soliditas alumni yang tetap menjaga hubungan dengan almamater. Kadarsyah menilai kehadiran para alumni dalam kegiatan ini menunjukkan kecintaan terhadap kampus Trisakti.
Kadarsyah juga mengaku saat ini banyak alumni Trisakti yang berperan penting di berbagai sektor. Mulai dari pemerintahan, legislatif, hingga dunia industri.
“Keberadaan Bapak dan Ibu malam ini adalah bukti bahwa alumni mencintai almamater Universitas Trisakti,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kampus Trisakti terus melakukan berbagai pembenahan dan peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu capaian yang diraih adalah pengakuan dari lembaga pemeringkatan internasional QS World Ranking yang menempatkan Trisakti sebagai perguruan tinggi swasta di Indonesia dengan lulusan yang cepat terserap di dunia kerja.
“Harapan kami, ilmu yang diperoleh para alumni di kampus ini dapat menjadi pelita yang menerangi perjalanan hidup mereka,” jelas Kadarsyah.
Sedangkan, Ketua Panitia Buka Puasa Bersama IKA Trisakti, Lukman Saifuddin menyampaikan berbagi telah menjadi kebiasaan di lingkungan Usakti. Ia mengusulkan agar kegiatan sosial Usakti dapat ditingkatkan melalui pembentukan Rumah Anak Yatim Piatu Trisakti.
Menurut Lukman, Trisakti memiliki kekuatan jaringan alumni yang besar. Banyak tokoh yang kini berkiprah sebagai menteri, pimpinan lembaga, hingga direksi perusahaan dan BUMN. Potensi tersebut diharapkan dapat dihimpun melalui konsep pengasuhan bersama atau multi-parenting untuk membantu merawat dan mendampingi anak-anak yatim.
“Kita berharap kekuatan ini bisa menjadi semacam multi-parenting untuk menasuh anak-anak yatim,” harap Lukman.
Ia juga berharap anak-anak yang berada dalam naungan program sosial Usakti dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik. Jika memiliki prestasi, mereka diharapkan dapat memperoleh dukungan beasiswa dari keluarga besar Trisakti.
“Harapan kami, kalau anak-anak ini berprestasi, mereka bisa mendapatkan beasiswa dari Trisakti,” pungkasnya.