
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI menggelar Webinar Literasi Digital bertema “Pemberantasan Narkoba” pada Selasa (5/5) pukul 09.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap ancaman narkoba yang kini semakin kompleks dengan memanfaatkan teknologi digital.
Dalam kegiatan tersebut, Elita Budiati menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola peredaran narkoba, yang kini semakin tersembunyi dan sulit dideteksi.
Menurut Elita, jaringan peredaran narkoba memanfaatkan berbagai platform digital untuk melakukan komunikasi dan transaksi secara terselubung. Hal ini membuat upaya pemberantasan narkoba membutuhkan pendekatan baru yang lebih adaptif dan komprehensif.
“Ancaman narkoba saat ini tidak hanya hadir di lingkungan fisik, tetapi juga masuk ke ruang digital. Ini yang harus menjadi perhatian serius kita bersama,” ujar Elita.
Ia menekankan bahwa penguatan literasi digital merupakan langkah strategis dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap berbagai bentuk kejahatan, termasuk peredaran narkoba. Dengan kemampuan literasi digital yang baik, masyarakat diharapkan mampu mengenali, menghindari, dan melaporkan aktivitas mencurigakan di ruang digital.
Sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Elita juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam pencegahan narkoba. Menurutnya, edukasi harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga, sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda.
“Peran orang tua dan lingkungan sangat penting. Pengawasan, komunikasi, dan edukasi harus berjalan beriringan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Lebih lanjut, Elita menyampaikan bahwa Komisi I DPR RI terus mendorong penguatan kebijakan terkait keamanan ruang digital serta peningkatan program literasi digital yang menyasar seluruh lapisan masyarakat.
Turut hadir sebagai narasumber, Wildan Hakim, yang menekankan pentingnya strategi komunikasi yang efektif dalam kampanye pencegahan narkoba, khususnya melalui media digital yang dekat dengan generasi muda.
Sementara itu, Anwar Aziz mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai moral dan spiritual sebagai benteng dalam menghadapi godaan penyalahgunaan narkoba. Ia juga menegaskan pentingnya peran komunitas dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.
Webinar yang dipandu oleh MC Aesha Najwa Alia dan dimoderatori oleh Ayu Amelia ini berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif peserta dari berbagai kalangan. Diskusi yang berkembang menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba serta pentingnya langkah preventif melalui edukasi.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan dari Jelita Band, yang memberikan suasana santai namun tetap memperkuat semangat kebersamaan peserta.
Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kewaspadaan terhadap narkoba, baik di dunia nyata maupun digital. Dengan kolaborasi yang kuat dan literasi digital yang baik, Indonesia diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.